Kabar Jasa Marga (JSMR) Lepas Tol Trans Jawa Rp11,75 Triliun

Sebagai informasi, Jasamarga Transjawa Tol didirikan pada 2017, mengoperasikan jaringan jalan tol di provinsi-provinsi Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.

Annisa Kurniasari Saumi

9 Okt 2023 - 18.23
A-
A+
Kabar Jasa Marga (JSMR) Lepas Tol Trans Jawa Rp11,75 Triliun

Kendaraan arus balik Lebaran merayap diruas tol Cikampek, Jawa Barat pada 2019. Bisnis/Dedi Gunawan

Bisnis, JAKARTA – Konsorsium yang dipimpin GIC Pte. dan kelompok lain yang diketuai Indonesia Investment Authority (INA) menjadi para penawar akhir untuk saham di entitas milik PT Jasa Marga (Persero) Tbk. (JSMR), yakni PT Jasarmaga Transjawa Tol.

Melansir bisnis.com yang mengutip Bloomberg, operator tol pelat merah ini sedang dalam pembicaraan dengan calon investor untuk menjual sekitar 35 persen saham di PT Jasarmaga Transjawa Tol.

Penjualan saham ini akan menghasilkan setidaknya US$750 juta atau setara Rp11,75 triliun (kurs Jisdor BI Rp15.675 per dolar AS) menurut sumber Bloomberg sebagaimana masih dikutip bisnis.com yang meminta untuk tidak diidentifikasi karena informasi bersifat pribadi.

Baca juga: Jusuf Hamka Bergeming, Tol Milik CMNP Ditawar Asing Rp45 Triliun

"Konsorsium yang dipimpin GIC dan konsorsium yang dipimpin INA sedang dalam pembicaraan lanjutan untuk saham Tol Transjawa," kata sumber tersebut, dikutip Senin (9/10/2023). 

Menurut Bloomberg seperti dikutip bisnis.com, masih ada pihak lain yang tertarik pada aset tersebut. Deliberasi atau pertimbangan dengan mendalam dan hati-hati masih berjalan dan mungkin tidak akan menghasilkan transaksi.




Sementara itu, Direktur Utama Jasa Marga Subakti Syukur menolak untuk berkomentar tentang para penawar yang masuk dalam daftar atau shortlist, dengan menambahkan bahwa pendanaan ekuitas untuk Tol Transjawa masih berlangsung. 

"Perusahaan sedang dalam pembicaraan dengan calon mitra strategis dan pemegang saham," ujar Subakti Syukur.

Baca juga: Pandangan JP Morgan di Saham GOTO Efek TikTok Shop Disetop

INA dan mitra investasinya terus memantau dan mengevaluasi berbagai jalan tol di Indonesia untuk peluang investasi. Pembicaraan masih berlangsung dengan beberapa pemilik jalan tol, kata perwakilan INA yang menolak untuk berkomentar lebih lanjut tentang rinciannya. Perwakilan dari GIC juga menolak untuk berkomentar. 

Sebagai informasi, Jasamarga Transjawa Tol didirikan pada 2017, mengoperasikan jaringan jalan tol di provinsi-provinsi Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Jaffry Prabu Prakoso

Anda harus login untuk mengomentari artikel ini

Total 0 Komentar

Kembali ke Atas
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.