Free

Kaltim Prima Coal Kantongi Perpanjangan Izin Tambang 10 Tahun

Perpanjangan IUPK diberikan untuk jangka waktu awal 10 tahun sampai dengan tanggal 31 Desember 2031

Zufrizal

9 Mar 2022 - 19.13
A-
A+
Kaltim Prima Coal Kantongi Perpanjangan Izin Tambang 10 Tahun

Lokasi penambangan PT Kaltim Prima Coal.-KPC

Bisnis, JAKARTA — Tata Power pada Rabu (9/3/2022) mengatakan bahwa anak usahanya yakni PT Kaltim Prima Coal telah diberikan perpanjangan izin pertambangan oleh Pemerintah Indonesia selama 10 tahun.

KPC berbasis di Indonesia dan Tata Power memegang 30 persen saham di dalamnya melalui anak perusahaan yang sepenuhnya dimiliki Bhira Investments Pte. Ltd.

“PT Kaltim Prima Coal telah diberikan Izin Usaha Pertambangan Khusus [IUPK] oleh Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal dengan Keputusan Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal, Indonesia,” kata Tata Power dalam sebuah pernyataan.

Perpanjangan IUPK diberikan untuk jangka waktu awal 10 tahun sampai dengan tanggal 31 Desember 2031 dan dapat diperpanjang dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Perpanjangan ini memberi kepastian operasi penambangan dan pasokan batu bara.

Tata Power mengatakan bahwa ini adalah aset strategis perusahaan yang juga membantu dalam melindungi eksposur harga batu bara impor untuk aset pembangkitnya. Pembaruan izin juga akan membantu memastikan pasokan batu bara secara teratur untuk pembangkit listrik termal.

Ketika Berbicara mengenai perpanjangan izin usaha pertambangan KPC, CEO & MD, Tata Power Praveer Sinha seperti dikutip melalui www.businesstoday.in, Rabu (9/3/2022) mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Indonesia yang telah mempercayakan PT KPC melalui pembaruan izin usaha pertambangan khusus untuk batu bara. 


“Hal ini menjamin rantai pasokan batu bara untuk pembangkit termal berbasis batu bara impor kami yang menghasilkan pembangkit listrik yang andal untuk memenuhi permintaan energi India."

Selain KPC, Tata Power melalui anak perusahaannya memiliki 26 persen saham di tambang PT Baramulti Suksessarana Tbk. di Indonesia. Perusahaan juga telah menandatangani perjanjian untuk menjual 30 persen sahamnya di PT Arutmin Indonesia dan perusahaan asosiasi di bidang perdagangan dan infrastruktur batu bara.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Zufrizal

Anda harus login untuk mengomentari artikel ini

Total 0 Komentar

Kembali ke Atas
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.