Kamala Harris Mengaku Siap Jadi Presiden Setelah Biden Disebut Sudah Pikun

Wakil Presiden AS Kamala Harris dalam wawancaranya bersama The Wall Street Journal mengungkapkan hal itu ketika ditanya mengenai kemampuan Presiden Biden untuk menjabat untuk periode selanjutnya.

Nindya Aldila

13 Feb 2024 - 11.51
A-
A+
Kamala Harris Mengaku Siap Jadi Presiden Setelah Biden Disebut Sudah Pikun

Wakil Presiden Amerika Serikat Kamala Harris menghadiri KTT ASEAN-Amerika Serikat di Jakarta Convention Center, Jakarta, Rabu (6/9/2023). MEDIA CENTER KTT ASEAN 2023/Akbar Nugroho gumay

Bisnis, JAKARTA - Wakil Presiden Amerika Serikat (AS) Kamala Harris mengungkapkan kesiapannya untuk melayani rakyat seiring dengan kekhawatiran masyarakat terkait dengan kondisi kesehatan Presiden Joe Biden. Hal ini terungkap setelah merebak isu Biden sering kesulitan mengingat. 

Harris dalam wawancaranya bersama The Wall Street Journal mengungkapkan hal itu ketika ditanya mengenai kemampuan Presiden Biden untuk menjabat untuk periode selanjutnya. Adapun wawancara ini dilakukan 2 hari sebelum dirilisnya laporan dari Penasihat Khusus Robert Hur. 

"Saya siap [menjadi presiden]. Tidak ada keraguan dalam hal itu," kata Harris, dikutip Business Insider pada Selasa (13/2/2024). 

Menurutnya, orang-orang yang melihat kinerja selama ini pasti menyadari kapasitasnya untuk memimpin. 

Sebelumnya, dokumen yang ditulis oleh  Hur menguraikan secara rinci bagaimana "Biden salah menangani materi rahasia, menulis bahwa agen FBI menemukan materi dari “garasi, kantor, dan ruang bawah tanah di rumah Biden di Wilmington, Delaware."

Baca juga: Isu Pikun Presiden Joe Biden Bahayakan Posisinya

“Penyelidikan kami menemukan bukti bahwa Presiden Biden dengan sengaja menyimpan dan mengungkapkan materi rahasia setelah ia menjabat sebagai wakil presiden ketika ia masih menjadi warga negara,” kata laporan itu , namun menambahkan bahwa bukti tersebut tidak membuktikan kesalahan Biden tanpa keraguan. 

Sementara itu, Harris merupakan figur yang cukup historis karena dia merupakan wanita pertama yang berasal dari kalangan kulit hitam dan etnis India Amerika yang menjadi wakil presiden AS. 

Biden mengatakan Harris bisa menjadi mitra penuh bagi Gedung Putih. Masyarakat juga melihat Harris akan menjadi masa depan bagi Partai Demokrat dan penerus Biden dalam Pemilu 2028. 

Meski demikian, Harris mengalami kesulitan di awal masa jabatannya sebagai wakil presiden setelah perombakan staf tingkat tinggi dan tugasnya yang belum berhasil. Tugas tersebut misalnya mengatasi akar penyebab migrasi dari Amerika Tengah dan mendorong undang-undang hak suara yang akhirnya diblokir oleh Senat. 

Biden dan Donald Trump akan bertaruh kembali untuk memperebutkan kursi presiden. Dalam jajak pendapat baru-baru ini oleh NBC News, tiga perempat pemilih, termasuk separuh dari Partai Demokrat, mengatakan mereka mengkhawatirkan kesehatan mental dan fisik Presiden Joe Biden.

Adapun 61% pemilih mengkhawatirkan berbagai tuduhan kejahatan yang dilakukan mantan Presiden Donald Trump dan kurang dari separuh pemilih yang mengkhawatirkan kesehatan mental dan fisiknya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Rayful Mudassir

Anda harus login untuk mengomentari artikel ini

Total 0 Komentar

Kembali ke Atas
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.