Kata Kadin Soal Penghiliran Industri Dongkrak Perekonomian RI

Optimalisasi penghiliran industri merupakan salah satu fokus World Economic Forum Annual Meeting 2023 di Davos, Swiss, yang bertujuan untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan swasta.

Rayful Mudassir

19 Jan 2023 - 14.54
A-
A+
Kata Kadin Soal Penghiliran Industri Dongkrak Perekonomian RI

Pekerja melakukan proses pemurnian dari nikel menjadi feronikel di fasilitas pengolahan dan pemurnian (smelter) Pomalaa milik PT Aneka Tambang (ANTAM) Tbk, di Kolaka, Sulawesi Tenggara, Selasa (852018).JIBI-Nurul Hidayat

Bisnis, JAKARTA - Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia menyebut penghiliran industri bisa menjadi salah satu strategi untuk mengeksplorasi potensi perekonomian tanah air.

Optimalisasi penghiliran industri merupakan salah satu fokus World Economic Forum Annual Meeting 2023 di Davos, Swiss, yang bertujuan untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan swasta.

"Dengan melaksanakan hilirisasi, Indonesia berpotensi untuk memberikan nilai tambah yang luar biasa, terutama karena Indonesia memiliki berbagai mineral dan potensi energi terbarukan yang besar," kata Arsjad Rasjid, Ketua Umum KADIN Indonesia melalui keterangan di Jakarta dikutip dari Antara, Kamis (19/1/2023).

Selama ini beberapa tantangan menyebabkan program hilirisasi industri di Indonesia belum efisien dan kalah saing dengan produk asing. Di antaranya adalah kurangnya pendanaan, serta keterbatasan sumber daya manusia dalam melakukan riset dan penggunaan teknologi.

Menurutnya, salah satu indikator keberhasilan penghiliran industri di tanah air adalah pelibatan sektor swasta termasuk investor global. Investasi dalam negeri maupun global perlu bergerak sejalan dengan prioritas pemerintah saat ini, di antaranya adalah pengembangan industri hilirisasi di Indonesia.

Lebih lanjut, Arsjad mengatakan apabila investasi diarahkan sesuai dengan sektor yang menjadi prioritas pemerintah, maka nilai tambah untuk kepentingan nasional pun diharapkan semakin besar.

KENDARAAN LISTRIK

Di samping itu, sebagai negara penghasil nikel terbesar di dunia, pengembangan ekosistem kendaraan listrik menjadi strategi utama hilirisasi guna mendapatkan nilai tambah maksimal dari mineral mentah kekayaan Indonesia.

Untuk menggenjot hilirisasi nikel, pemerintah juga telah menetapkan target ambisius dengan menghadirkan 25 persen kendaraan listrik dari total penjualan kendaraan pada 2030.

Wakil Ketua Umum KADIN Azis Armand mengatakan momentum ini harus dimanfaatkan dengan baik, terutama dalam menunjang pencapaian target emisi nol bersih melalui strategi elektrifikasi.

"Dengan bertransisi ke kendaraan listrik, para pengguna moda transportasi dapat membantu mengurangi emisi karbon, mengurangi ketergantungan BBM, serta membuat Indonesia lebih bersih," kata Azis.

Adapin, dalam rangkaian acara Indonesia Pavilion di Davos Januari 2023, KADIN Indonesia dan WEF meluncurkan sebuah inisiatif forum diskusi kebijakan bernama "Moving Indonesia Network" yang mengajak pemerintah, kementerian hingga pemimpin bisnis untuk berkontribusi secara objektif dan transparan guna mendukung hilirisasi industri sehingga mempercepat transisi menggunakan kendaraan listrik.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Rayful Mudassir
Kembali ke Atas
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.