Kaum Muda Didorong Tangkap 69 Juta Pekerjaan Digital

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mendorong kaum muda meningkatkan kompetensinya di bidang digital agar bisa menangkap peluang 69 juta pekerjaan baru, bersamaan dengan hilangnya 83 juta pekerjaan lainnya karena munculnya kecerdasan buatan.

Redaksi

29 Feb 2024 - 07.28
A-
A+
Kaum Muda Didorong Tangkap 69 Juta Pekerjaan Digital

Kompetensi di bidang digital akan menjadi bekal bagi kaum muda agar mampu bersaing pada 2030. - Foto BID

Bisnis, JAKARTA – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mendorong kaum muda meningkatkan kompetensinya di bidang digital agar bisa menangkap peluang 69 juta pekerjaan baru, bersamaan dengan hilangnya 83 juta pekerjaan lainnya karena munculnya kecerdasan buatan.

Wakil Menteri Komunikasi dan Informatika Nezar Patria mengatakan, potensi ekonomi digital di Asean akan mencapai US$1 triliun pada 2030, adapun Indonesia menyumbang US$360 miliar atau hampir 40%-nya.

“Itu artinya ada peluang baru dan kita harus bersiap sekarang ini," ujar Nezar pada acara Pelatihan dan Sertifiksi Berbasis Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia di Banda Aceh, Selasa (27/02/2024).

Meski ada 83 juta pekerja yang akan hilang karena adanya teknologi kecerdasan artifisial (AI), tetap saja ada 69 juta pekerjaan baru. Oleh karena itu, Wawenkominfo menyarankan agar kaum muda harus belajar melalui kanal di dunia digital.

Nezar mengatakan, kompetensi di bidang digital akan menjadi bekal bagi kaum muda agar mampu bersaing dan memanfaatkan peluang yang akan datang pada 2030, dengan masuk ekosistem digital dan membangun kebiasaan atau budaya digital.

"Ini penting sekali untuk membuat atomic habit, kebiasaan-kebiasaan kecil yang akan membangun perilaku. Dari perilaku kemudian membentuk karakter, dari karakter menjadi culture. Jadi kebiasaan positif itu harus kalian tanamkan kalau mau bersaing," ujar Nezar.

Wamenkominfo juga menyarankan agar kaum muda terus belajar melalui berbagai kanal yang tersedia di dunia digital. “Sekarang berbagai ilmu bisa dipelajari di dunia digital.  Ada ilmu-ilmu gratis. Kalau kita belum punya kesempatan sekolah, tapi belajarnya terus berjalan, insyaallah kita catch up," tuturnya.

Baca Juga: 

Peluang dan Tantangan UMKM Go Digital

Serangan Siber Mengganas Talenta Digital Kian Vital

Kementerian Kominfo juga memberikan pelatihan kepada kaum muda untuk meningkatkan kompetensi digital. Bahkan, Kementerian Kominfo juga membuka lebih banyak peluang bagi peserta untuk menjadi bagian dari Program Literasi Digital, Digital Talent Scholarship dan Digital Leader Academy, termasuk untuk wilayah Aceh.

“Saya berharap ke depan akan lebih banyak lagi peserta yang ikut. Saya telah berkomunikasi dengan Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kementerian Kominfo untuk membuat serangkaian kegiatan yang lebih banyak di Aceh,” ungkapnya. 

Wamenkominfo juga mendorong agar Pemerintah Aceh memfasilitasi peningkatan talenta digital dan meningkatkan kolaborasi dengan anak muda untuk mengembangkan ekonomi digital di Aceh. 

"Saya juga berbicara dengan Kepala Dinas Kominfo agar difasilitasi kelas-kelas untuk peningkatan talenta digital di Aceh ini. Kalau bisa kita perbanyak, lebih banyak lagi anak-anak muda Aceh yang bisa ikut," tandasnya. (Nanda Silvia Koto)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Fatkhul Maskur

Anda harus login untuk mengomentari artikel ini

Total 0 Komentar

Kembali ke Atas
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.