Free

Kedutaan Besar Malaysia Siap Fasilitasi Investor ke IKN

Saat rencana pembangunan Nusantara masih dalam tahap awal, delegasi Malaysia telah diberi pengarahan oleh kedubes mengenai masterplan dan kerangka waktunya.

Zufrizal

30 Mar 2022 - 18.43
A-
A+
 Kedutaan Besar Malaysia Siap Fasilitasi Investor ke IKN

Presiden Joko Widodo (Jokowi) memimpin prosesi Kendi Nusantara atau penyatuan air dan tanah dari seluruh provinsi di Indonesia di kawasan Titik Nol Kilometer IKN, Kalimantan Timur pada Senin (14 Maret 2022) - Youtube Setpres

Bisnis, JAKARTA — Kedutaan Besar Malaysia di Jakarta siap memfasilitasi investor Malaysia yang akan menanamkan modal di Ibu Kota Nusantara. 

Menteri di Jabatan Perdana Menteri (Urusan Sabah dan Sarawak) Maximus Ongkili mengatakan bahwa saat rencana pembangunan Nusantara masih dalam tahap awal, delegasi Malaysia telah diberi pengarahan oleh kedubes mengenai masterplan dan kerangka waktunya.

“Kedutaan Besar Malaysia di Jakarta akan membantu investor dari Malaysia yang tertarik untuk berinvestasi atau berpartisipasi [dalam pembangunan Nusantara]. Namun, sebagai permulaan, kita harus memperkuat ekonomi perbatasan yang sudah lama ada di antara daerah-daerah di Kalimantan,” katanya seperti dikutip www.malaymail.com melalui Borneo Post Online, Rabu (30/3/2022).

Kemarin, delegasi Malaysia yang terdiri dari Maximus Ongkili dan Wakil Ketua Menteri Sarawak Amar Awang Tengah Ali Hasan mengunjungi lokasi ibu kota baru Indonesia, Nusantara.

Kunjungan mereka ke Nusantara merupakan bagian dari kunjungan kerja resmi ke Indonesia. Turut dalam delegasi tersebut adalah Wakil Ketua Menteri Sabah Joachim Gunsalam.

Video dan foto yang dibagikan melalui kantor Awang Tengah menunjukkan delegasi di situs Nusantara yang sedang dikembangkan di Kalimantan Timur, Indonesia.

Dalam sebuah wawancara dengan media di sana, Awang mengatakan bahwa merupakan suatu kehormatan dan hak istimewa untuk berada di “titik nol” (titik KM 0) ibu kota baru Indonesia.

Ia juga yakin bahwa Nusantara, setelah selesai, akan berdampak positif bagi Kalimantan khususnya Sarawak dan Sabah yang merupakan tetangga terdekat Kalimantan di Indonesia.

“Kami berbagi batas. Makanya kami melihat relasi dan ikatan [antara kami] harus diperkuat. Banyak peluang yang akan muncul. Bersama dengan pihak swasta khususnya dari Sarawak dan Sabah, mereka bisa dilibatkan [dalam pembangunan Nusantara],” kata Awang.

Menurutnya, Sabah dan Sarawak bisa meningkatkan perdagangan perbatasan dan juga membangun perbatasan secara bersama-sama. 

“Dengan pembangunan infrastruktur di Kalimantan yang melibatkan jalan dari Kalimantan Barat ke Kalimantan Utara, kami perlu meningkatkan kompleks CIQ [customs, immigration, & quarantine] saat ini dan membangun yang baru, ” katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Zufrizal

Anda harus login untuk mengomentari artikel ini

Total 0 Komentar

Kembali ke Atas
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.