Kejar Penyelesaian 2024, Tol Serang - Panimbang Seksi 3 Dilelang

Pemerintah terus mengebut pembangunan dan penyelesaian proyek strategis nasional (PSN) salah satunya jalan Tol Serang – Panimbang yang ditargetkan akan rampung pada 2024 mendatang.

Yanita Petriella

26 Sep 2023 - 16.09
A-
A+
Kejar Penyelesaian 2024, Tol Serang - Panimbang Seksi 3 Dilelang

tol Serang Panimbang. /istimewa

Bisnis, JAKARTA – Pemerintah terus mengebut pembangunan dan penyelesaian proyek strategis nasional (PSN) salah satunya jalan Tol Serang – Panimbang yang ditargetkan akan rampung pada 2024 mendatang. Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono optimistis dapat menyelesaikan proyek jalan tol Serang – Panimbang pada 2024 mendatang. 

Dilansir dari laman resmi Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT), pembangunan Tol Serang – Panimbang  sepanjang 83,67 kilometer terbagi menjadi 3 seksi yakni seksi 1 sepanjang 26,50 kilometer yang menghubungkan Serang – Rangkasbitung dan telah beroperasi sejak 2021 lalu. Kemudian seksi 2 sepanjang 24,17 kilometer menghubungkan Rangkasbitung – Cileles dengan progres konstruksi hingga awal Agustus 2023 mencapai 52,45 persen. Proyek seksi 1 dan 2 menjadi porsi Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) PT Wijaya Karya Serang Panimbang. Selanjutnya seksi 3 sepanjang 33 kilometer menjadi porsi pemerintah yang menghubungkan Cileles – Panimbang. Progres konstruksinya mencapai 13,84 persen.

Kementerian PUPR terus memacu penyelesaian proyek jalan tol Serang – Panimbang dengan melakukan pelelangan. Dalam Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE), tender proyek ini dibagi menjadi tiga paket, dengan rincian pembangunan Tol Serang – Panimbang seksi 3 fase 2 paket 1 senilai Rp1,008 triliun, Tol Serang – Panimbang seksi 3 fase 2 paket 2 senilai Rp1,692 triliun, dan pembangunan Tol Serang – Panimbang seksi 3 fase 2 paket 3 senilai Rp2,134 triliun.

Baca Juga: Menakar Kontribusi Swasta dalam Pembangunan Jalan Tol Tanah Air



Dengan demikian total ketiga paket pekerjaan proyek jalan tol tersebut mencapai Rp4,8 triliun. Adapun, pembangunan jalan tol tersebut akan menggunakan APBN tahun anggaran 2023.

Penetapan pemenang lelang untuk ketiga paket proyek tersebut ialah 2 November 2023 atau selambat-lambatnya pada 6 November 2023, sedangkan proses penandatanganan kontrak ditargetkan bakal dilaksanakan pada 17 November 2023 atau selambat-lambatnya pada 20 November 2023.

Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Hedy Rahadian menuturkan saat ini proyek Jalan Tol Serang – Panimbang masih kekurangan anggaran mencapai Rp5 triliun.

“Serang – Panimbang itu kan kita ada kekurangan anggaran sekitar Rp5 triliun, jadi kita lagi cari pinjaman. Jadi kita lagi cari pinjaman lewat pembiayaan loan atau pembiayaan dalam negeri,” tuturnya.

Lebih lanjut, Hedy menjelaskan bahwa saat ini pihaknya tengah fokus mencari suntikan pembiayaan untuk merampungkan proyek jalan tol tersebut, baik melalui kredit atau pun melalui pembiayaan dalam negeri (PDN).

Seiring dengan hal tersebut, Hedy menjelaskan adanya kemungkinan capaian progres hingga realisasi target konstruksi Tol Serang – Panimbang akan mengalami perlambatan.

Hedy juga menjelaskan, pembiayaan untuk penyelesaian proyek Jalan Tol Serang Panimbang dipandang penting guna mendukung konektivitas Tol Serang – Panimbang Seksi II yang telah terlebih dahulu diresmikan. (Alifian Asmaaysi)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Yanita Petriella

Anda harus login untuk mengomentari artikel ini

Total 0 Komentar

Kembali ke Atas
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.