Kejar Swasembada Gula, Petani Tebu akan Dimodali Rp2 Triliun

Jumlah permodalan akan terus ditingkatkan untuk 15.000 lebih petani tebu rakyat dengan potensi kerja sama senilai hampir Rp2 triliun.

Jaffry Prabu Prakoso

14 Des 2022 - 14.10
A-
A+
Kejar Swasembada Gula, Petani Tebu akan Dimodali Rp2 Triliun

Mercedes-Benz Axor, truk otonom level 2, sedang membantu pemanen tebu di Brasil. /DAIMLER

JAKARTA – Pemerintah melalui badan usaha milik negaar (BUMN) bakal memberikan kucuran kepada 15.000 lebih petani tebu rakyat melalui kredit. Dukungan ini memakan biaya hampir Rp2 triliun.

PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) selaku sub-Holding PT Perkebunan Nusantara III (Persero) melakukan kemitraan, khususnya pada sektor perbankan untuk meningkatkan penguatan. Ini guna mengakselerasi terlaksananya insiatif strategis yang telah ditetapkan dalam rangka mewujudkan kemandirian atau swasembada gula nasional.

"Menindaklanjuti arahan Presiden Jokowi ketika berkunjung ke Jawa Timur 4 November lalu, berbagai inisiatif terus dilakukan, mulai dari upaya perluasan lahan tebu, baik melalui program Agroforestry bersinergi dengan Perhutani, maupun kerja sama lahan dengan para petani tebu,” kata Direktur SGN Suhendri melalui keterangan pers, Rabu (14/12/2022).


Truk pengangkut tebu antre di Pabrik Gula (PG) Mojo, di Sragen, Jawa Tengah, milik PT Perkebunan Nusantara IX (Persero)./JIBI-Pamuji Tri Nastiti


Suhendri menjelaskan bahwa untuk memenuhi kebutuhan modal petani, perseroan bersinergi dengan perbankan. Beberapa di antaranya adalah Bank Jatim dan Bank BNI melalui program kredit usaha rakyat (KUR) dan non-KUR 

“Sehingga petani tebu dapat menanam tebu dengan modal kerja yang semakin baik," jelasnya.

Untuk kerja sama lahan, SGN bertindak sebagai off taker dan membantu kelancaran penyediaan sarana dan prasarana pertanian untuk budidaya tanaman tebu serta memberi bantuan pembinaan teknis pengelolaan budidaya tebu untuk memastikan tata kelola teknis dilakukan sesuai standar terbaik. 

Baca juga: Tak Akan Pernah Dapat KUR, Petani Kecil Sulit Berkembang

Saat ini, SGN membina 15.000 petani tebu dengan total luas lahan tebu milik petani mencapai 118.000 hektare dengan 60 persen di antaranya berada di wilayah Jawa Timur.

Kerja sama dengan Bank Jatim, tambah Suhendri, menjadi cukup strategis mengingat 24 dari 36 Pabrik Gula yang dikelola oleh SGN berada di Jawa Timur. Bank Jatim sebagai bank milik masyarakat Jawa Timur berkomitmen untuk pengembangan perekonomian, terutama di bidang perkebunan. 

Bank Jatim telah mengalokasikan pendanaan sebesar Rp500 miliar untuk kebutuhan modal kerja petani tebu mitra SGN di Jawa Timur dalam bentuk KUR dan non-KUR petani tebu rakyat.

Baca juga: Penjaminan Pinjaman Bagi Petani, Realisasi Jamkrindo Rp43,6 T

Sejalan dengan kerja sama perbankan lainnya, SGN melakukan perjanijan kerja sama dengan Bank BNI yang sebelumnya telah melakukan penyaluran modal kerja dari BNI untuk petani tebu mitra SGN sebesar Rp908 miliar melalui skema KUR dan sebesar Rp186 miliar untuk non-KUR dengan total penyaluran modal kerja untuk lebih 8.000 petani tebu mitra SGN.

Hingga akhir November, sebanyak 8.618 petani mitra SGN telah terbantu permodalannya melalui BNI dengan nilai Rp1,1 triliun dengan skema KUR dan non-KUR dan termasuk dalam pinjaman lancar atau zero non performing loan (NPL). 

Kebun tebu PTPN III / istimewa

Selanjutnya, jumlah permodalan akan terus ditingkatkan untuk 15.000 lebih petani tebu rakyat dengan potensi kerja sama senilai hampir Rp2 triliun. 

Upaya kerja sama ini diharapkan akan meningkatkan pemenuhan kebutuhan petani mitra, sehingga harapannya teta kelola kultur teknis, maka produktivitas akan naik dan berdampak pada meningkatkan kesejahteraan petani tebu melalui peningkatan sisa hasil usaha tani tebu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Jaffry Prabu Prakoso

Anda harus login untuk mengomentari artikel ini

Total 0 Komentar

Kembali ke Atas
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.