Kembali Raup Berkah Pasar Mobil Mewah

Penjualan mobil Ferrari secara global mencapai 13.221 unit, tumbuh 18,5 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Begitu pula dengan Jaguar Land Rover yang kembali mengeruk keuntungan.

Jaffry Prabu Prakoso

11 Feb 2023 - 14.11
A-
A+
Kembali Raup Berkah Pasar Mobil Mewah

Ferrari 335 S Spider Scaglietti. Beberapa perusahaan mobil mewah mengalami keuntungan pada tahun 2022. /Ferrari.

Bisnis, JAKARTA – PT Eurokars Prima Utama mengungkapkan bahwa ancaman resesi global tidak akan memengaruhi pasar otomotif mobil mewah di Tanah Air.

General Manager PT Eurokars Prima Utama Nini Chiandra menjelaskan bahwa sikap optimistisnya berasal dari pertumbuhan ekonomi Indonesia yang mulai membaik dibandingkan tahun sebelumnya.

“Harapannya untuk mobil mewah ini tidak terkena dampaknya. Kan kita lihat secara ekonomi sudah tumbuh lebih baik dari pada tahun-tahun sebelumnya. Saat terkena dampak Covid-19 dan sekarang sudah recovery,” kata Nini di Jakarta, Jumat (10/2/2023).


Logo Kuda Jingkrak di salah satu sudut kawasan pabrik Ferrari. /Ferrari


Melihat sepak terjang Ferrari tahun sebelumnya, mobil dengan lambang kuda jingkrak ini berhasil mencatatkan penjualan 13.221 unit pada 2022. Angka tersebut tumbuh 18,5 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Dalam situs resmi perusahaan, CEO Ferrari Benedetto Vigna mengatakan bahwa kinerja penjualan pihaknya menorehkan prestasi yang luar biasa dan mampu meraih laba bersih sebesar 939 juta Euro atau Rp15,2 triliun (kurs Rp16.257).

“Angka ini memberikan dasar untuk tahun 2023 yang lebih kuat, didorong oleh permintaan yang terus-menerus tinggi untuk produk kami di seluruh dunia,” kata Benedetto.

Baca juga: Tahun Serbuan Sepeda Motor Listrik Jepang

Lebih lanjut, Beneddeto optimistis meski terdapat ancaman ketidakstabilan ekonomi global, dirinya akan terus berinovasi dalam mendongkrak pencapaian pada tahun lalu. 

Ferrari juga menegaskan bahwa mereka akan semakin berkontribusi dalam menekan emisi karbon untuk mencapai lingkungan yang lebih bersih.

“Terlepas dari skenario makro global yang kompleks, kami melihat ke depan dengan penuh keyakinan, didorong oleh banyak tanda dan pencapaian dari Ferrari yang terus berkembang. Kami terus berinovasi dalam produk dan proses kami, dan semakin dekat dengan target dekarbonisasi kami,” jelasnya.

Jaguar Land Rover Kembali Untung

Induk perusahaan Jaguar Land Rover Automotive PLC (JLR) di India meraih laba pada kuartal III/2022 karena penjualan mobil mewah bangkit kembali setelah melewati krisis pasokan semikonduktor.

Baca juga: Neta V, Mobil Listrik Hozon Dikabarkan Jadi Esemka

Dikutip dari bisnis.com yang melansir dari Bloomberg pada Kamis, (26/1/2023), Tata Motors Ltd. mencatat laba bersih senilai US$363 juta atau setara Rp5,4 triliun dalam tiga bulan yang berakhir pada 31 Desember, dibandingkan dengan kerugian 15,2 miliar rupee setahun sebelumnya.

Produsen mobil yang berbasis di Mumbai ini mengalahkan estimasi rata-rata analis yang memperkirakan laba sebesar 1,06 miliar rupee.


Uji berkendara Jaguar dan Land Rover. /WAE


Tata Motors mengatakan bahwa JLR juga melaporkan laba sebelum pajak sebesar 265 juta poundsterling (US$326 juta) dibandingkan dengan kerugian sebesar 9 juta poundsterling setahun sebelumnya. Pendapatan naik 28 persen menjadi 6 miliar poundsterling.

"JLR telah kembali mendapat keuntungan karena kekurangan chip berkurang pada kuartal ini dan produksi serta wholesales meningkat," kata kepala eksekutif sementara JLR Adrian Mardell. (Anshary Madya Sukma/Asahi Asry Larasati)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Jaffry Prabu Prakoso

Anda harus login untuk mengomentari artikel ini

Total 0 Komentar

Kembali ke Atas
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.