Free

Kena ARB Beruntun, BEI Investigasi Saham Sultan Subang BEBS

Bursa Efek Indonesia (BEI) menyampaikan telah melakukan investigasi pada saham Sultan Subang Asep Sulaeman Sabanda, PT Berkah Beton Sadaya Tbk. (BEBS).

Annisa Kurniasari Saumi

20 Jun 2023 - 15.20
A-
A+
Kena ARB Beruntun, BEI Investigasi Saham Sultan Subang BEBS

Karyawan melintasi papan elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (10/11/2022). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti

Bisnis, JAKARTA — Bursa Efek Indonesia (BEI) menyampaikan telah melakukan investigasi pada saham Sultan Subang Asep Sulaeman Sabanda, PT Berkah Beton Sadaya Tbk. (BEBS).

Direktur Pengawasan Transaksi dan Kepatuhan BEI Kristian Sihar Manullang mengatakan Bursa telah melakukan tindakan pengawasan terhadap saham BEBS.

Pengawasan tersebut dilakukan dalam bentuk Unusual Market Activity (UMA), suspensi cooling down, dan suspensi sampai pengumuman lebih lanjut.

"Bursa juga sudah melakukan pemeriksaan terhadap transaksi saham BEBS. Jadi, kalau pertanyaannya apakah ada investigasi, sudah pasti ada," kata Kristian dikutip Selasa (20/6/2023).

Sebagai informasi, sejak 9 Juni 2023 hingga 15 Juni 2023 saham BEBS terus mengalami auto reject bawah. Akibat hal ini, Bursa melakukan suspensi untuk cooling down akibat terjadinya penurunan harga kumulatif yang signifikan.

"Bursa Efek Indonesia memandang perlu untuk melakukan penghentian sementara perdagangan saham BEBS, pada perdagangan tanggal 16 Juni 2023," tulis BEI dalam pengumumannya.

Akan tetapi, setelah suspensi dibuka pada Senin (19/6/2023), saham BEBS kembali mengalami ARB dengan ditutup melemah 14,46 persen ke level Rp71.


Hari ini, saham BEBS kembali mengalami auto reject bawah dengan turun 14,08 persen ke level Rp61 per saham. Tercatat, sebanyak 31,9 juta saham mengantre untuk dijual.

Adapun secara year to date, saham BEBS telah melemah 91,76 persen. Pada level tertingginya, saham BEBS pernah didagangkan pada harga Rp1.450 per saham pada awal 2022.

Belum lama ini, Sultan Subang Asep Sulaeman Sabanda diketahui melakukan pembelian dan penjualan terhadap saham BEBS. Asep pada 13 Juni 2023 diketahui menambah kepemilikannya sebanyak 23,83 juta saham BEBS pada harga Rp50 per saham.

Aksi ini membuat kepemilikannya pada saham BEBS meningkat menjadi 2,05 miliar saham atau setara 4,56 persen, dari sebelumnya 2,02 miliar saham atau 4,51 persen.

Akan tetapi, sehari setelahnya pada 14 Juni 2023, Sultan Subang kembali melepas 23,83 juta saham tersebut dengan harga Rp50 per saham. Aksi ini membuat kepemilikan Sultan Subang berkurang menjadi 4,51 persen kepemilikan.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Emanuel Berkah Caesario

Anda harus login untuk mengomentari artikel ini

Total 0 Komentar

Kembali ke Atas
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.