Kenali Perbedaan Reseller dan Distributor, Pengertian serta Perannya

Meski sekilas pekerjaan reseller dan distributor sama, terdapat peran yang berbeda dalam praktik masing-masingnya.

Redaksi

23 Mar 2024 - 17.17
A-
A+
Kenali Perbedaan Reseller dan Distributor, Pengertian serta Perannya

Ilustrasi reseller. Sumber: Canva

Bisnis, JAKARTA — Istilah reseller dan distributor sudah sangat familiar, terutama di dunia digital marketing. Secara umum, bisnis yang sifatnya menjual kembali sebuah produk disebut reseller atau distributor.

Meski sekilas pekerjaan keduanya sama, terdapat peran yang berbeda dalam praktik masing-masingnya.

Reseller dalam bahasa inggris berarti seseorang yang membeli sesuatu untuk dijual kembali. Jadi, dapat dimaknai bahwa reseller merupakan bisnis yang meraup keuntungan dari hasil meningkatkan penjualan suatu produk.

Adapun, istilah distributor diambil dari kata distribusi yang berarti mengirim atau menyalurkan kepada beberapa orang atau tempat. Dua definisi tadi baru sepenggal dari banyaknya perbedaan antara reseller dan distributor.

Lebih lengkap, kami merangkum perbedaan keduanya dalam uraian berikut:

    Hubungan dengan Produsen

Distributor umumnya adalah mitra produsen yang memiliki hubungan bisnis eksklusif, sehingga distributor berada di urutan pertama dalam rantai distribusi.

Distributor biasanya membeli langsung dari produsen, menyimpan persediaan produk, menyediakan layanan purna jual, serta menjual kembali produk ke reseller dan terkadang langsung ke konsumen.

Sementara itu, reseller biasanya kurang memiliki hubungan yang dekat dengan produsen, bahkan terkadang tidak memiliki hubungan langsung dengan produsen karena mendapatkan produk lewat  distributor.

Ilustrasi UMKM distributor pakaian. Sumber: Canva

    Target Penjualan

Ekslusifitas dari produsen membuat distributor memiliki target penjualan yang lebih tinggi dibanding reseller.

Perjanjian distribusi eksklusif harus memperhitungkan ambang batas penjualan minimum atau royalti minimum agar distributor dapat mempertahankan eksklusifitasnya.

Bagi reseller, target penjualan adalah konsumen atau pengguna akhir, terkadang juga menyuplai untuk grosir.

    Bisnis Perseorangan atau Perusahaan?

Perbedaan distributor dan reseller juga terletak pada pelakunya, perorangan atau perusahaan.

Pada umumnya, distributor dijalankan operasionalnya oleh sebuah perusahaan. Adapun, reseller bisa dilakukan secara mandiri oleh siapapun, di manapun, dan kapanpun.

    Media Penjualan

Distributor memiliki target penjualan yang lebih besar, sehingga media yang digunakan untuk memasarkan lebih kompleks seperti aplikasi e-commerce, website, landing page, ataupun toko offline.

Sedangkan reseller lebih simpel terkait penjualan. Biasanya mereka menggunakan aplikasi e-commerce untuk memasarkan produk, tidak jarang juga reseller menjual produknya lewat mulut ke mulut.

(Reporter: Muhammad Fauzan)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Emanuel Berkah Caesario

Anda harus login untuk mengomentari artikel ini

Total 0 Komentar

Kembali ke Atas
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.