Keuangan KB Bank (BBKP) yang Baru Keluar dari Notasi Khusus L BEI

Notasi diberikan karena KB Bank belum menyampaikan laporan keuangan ke BEI. Perusahaan terakhir kali menyampaikan laporan keuangan pada kuartal III/2023.

Arlina Laras

3 Jun 2024 - 20.03
A-
A+
Keuangan KB Bank (BBKP) yang Baru Keluar dari Notasi Khusus L BEI

Karyawan melayani nasabah di salah satu kantor cabang KB Bank di Jakarta, Senin (4/3/2024). Bisnis/Arief Hermawan P

Bisnis, JAKARTA – PT Bank KB Bukopin Tbk. (BBKP) atau KB Bank akhirnya keluar dari daftar emiten bank yang mendapatkan notasi khusus L dari Bursa Efek Indonesia (BEI). 

BBKP mendapatkan notasi L pada Rabu (17/4/2024) lantaran perusahaan belum menyampaikan laporan keuangan ke BEI. Perusahaan terakhir kali menyampaikan laporan keuangannya pada kuartal III/2023. 

Tercatat pada kuartal I/2024 KB Bank melaporkan pertumbuhan sebesar Rp1,1 triliun untuk kredit baru atau tumbuh 114,3% secara tahunan (YoY) dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. Jumlah kredit baru KB Bank mencapai lebih dari Rp2 triliun. 

Baca juga: Rincian Agenda RUPST & RUPSLB Bank MNC (BABP)

Dengan pertumbuhan tersebut, KB Bank juga berhasil mencatatkan pertumbuhan pendapatan bunga bersih atau net interest income (NII) sebesar 3,5% secara year-on-year.

Meski demikian, rugi sebelum pajak penghasilan memburuk -287,19% dari kerugian Rp272,96 miliar menjadi Rp1,05 triliun. Sedangkan setelah dilakukan perhitungan pajak, rugi tahun berjalan KB Bank mencapai Rp827,06 miliar dari sebelumnya rugi Rp213,31 miliar. 

Lonjakan kerugian ini seiring kenaikan penyisihan kerugian penurunan nilai atas aset keuangan neto sebesar Rp945,42 miliar dari sebelumnya Rp85,48 miliar.

Wakil Direktur Utama KB Bank Robby Mondong menyampaikan fokus perseroan adalah melakukan perbaikan fundamental sembari mendorong pertumbuhan kinerja KB Bank. 

 

 

“Rasio loan at risk terus membaik dan kualitas aset dari kredit-kredit baru juga tetap terjaga,” ujarnya. 

Seiring dengan pencabutan notasi khusus pada KB Bank dan Bank JTrust, tersisa empat emiten bank lainnya.

Semuanya adalah PT Bank IBK Indonesia Tbk. (AGRS), PT Bank of India Indonesia Tbk. (BSWD), PT Bank Pembangunan Daerah Banten Tbk. (BEKS) dan PT Bank QNB Indonesia Tbk. (BKSW) mendapat notasi X yang berarti perusahaan tercatat dicatatkan di papan pemantauan khusus.

Baca juga: KB Bank (BBKP) Keluar dari Daftar Notasi Khusus L BEI, Tersisa 4 Emiten

Sebagai informasi, per 31 Mei 2024 terdapat 255 emiten dari sebelumnya terdapat 263 emiten yang mendapatkan notasi khusus dari BEI per 10 Mei 2024. 

-------

Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Jaffry Prabu Prakoso
Kembali ke Atas
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.