Kinerja Antam (ANTM) Merosot pada 2023, Emas Tahun Ini Bersinar

PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM) atau Antam melaporkan kinerja kurang baik pada 2023. Sementara itu, harga emas mencatat rekor tertinggi tahun ini.

Rizqi Rajendra

30 Mar 2024 - 12.41
A-
A+
Kinerja Antam (ANTM) Merosot pada 2023, Emas Tahun Ini Bersinar

Emas batangan keluaran Antam. /ANTM

Bisnis, JAKARTA – PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM) atau Antam melaporkan penurunan laba bersih dan pendapatan sepanjang 2023. Sementara itu, harga emas Antam tengah meroket sejak akhir 2023 hingga mencatatkan rekor tertinggi baru.

Berdasarkan laporan keuangan di laman Bursa Efek Indonesia (BEI), laba bersih Antam turun 19,45% secara tahunan (year-on-year/YoY) menjadi Rp3,07 triliun pada 2023. Tahun lalu keuntungan perseroan Rp3,82 triliun.

Lesunya laba bersih perseroan bersamaan dengan penjualan yang merosot 10,63% menjadi Rp41,04 triliun 2023, dibanding periode sama tahun sebelumnya sebesar Rp45,93 triliun.

Baca juga: Merinci Kinerja Keuangan PT Timah (TINS) yang Rugi Rp449 Miliar

Manajemen ANTM mengatakan, produk emas menjadi kontributor terbesar penjualan perseroan dengan nilai Rp26,12 triliun atau setara 64%. Total volume produksi emas dari tambang Antam sebesar 1,21 ton, sementara penjualan emas mencapai 26,13 ton pada 2023.

Selanjutnya, kontribusi segmen nikel seperti produk feronikel dan bijih nikel pada 2023 mencapai Rp12,87 triliun atau naik 7% dibanding 2022 sebesar Rp12,03 triliun. Volume penjualan produk feronikel sebesar 20.138 ton nikel (TNi), sedangkan volume penjualan bijih nikel ANTM mencapai 11,71 juta wet metric ton (wmt).

"Pada 2023 kontribusi penjualan segmen bauksit dan alumina dengan proporsi 4% terhadap total penjualan ANTM dengan nilai penjualan mencapai Rp1,69 triliun," ujar manajemen ANTM dalam keterangannya, dikutip Jumat (29/3/2024).



Sejalan dengan terkoreksinya pendapatan, beban pokok perseroan ikut terpangkas 7,91% menjadi Rp34,73 triliun, dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp37,71 triliun.

Alhasil, laba kotor ANTM tercatat sebesar Rp6,31 triliun pada 2023, atau turun 23,09% YoY dibandingkan periode sama 2022 sebesar Rp8,21 triliun.

Di lain sisi, kas dan setara kas akhir tahun ANTM melonjak 105,71% menjadi Rp9,20 triliun, dibandingkan periode sama 2022 sebesar Rp4,47 triliun.

Baca juga: Laba Bersih Antam (ANTM) 2023 Turun 19% Meski Harga Emas Mengilap

Berdasarkan neraca, total aset Antam naik menjadi Rp42,85 triliun per 31 Desember 2023, dibanding posisi akhir 2022 sebesar Rp33,63 triliun.

Liabilitas perseroan naik menjadi Rp11,68 triliun, dibandingkan akhir 2022 sebesar Rp9,92 triliun. Sementara itu, ekuitas ANTM naik menjadi Rp31,16 triliun, dari posisi akhir Desember 2022 Rp23,71 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Jaffry Prabu Prakoso
Kembali ke Atas
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.