Kinerja Apik, Bank Jumbo Jadi Tumpuan Pasar Modal 2023

Kalangan analis menilai saham sektor perbankan, khususnya empat bank besar, berpotensi tetap tumbuh tinggi tahun depan dan menjadi penopang bagi kinerja IHSG. Kondisi suku bunga acuan yang meningkat bakal turut meningkatkan keuntungan sektor ini.

Emanuel Berkah Caesario

24 Des 2022 - 16.06
A-
A+
Kinerja Apik, Bank Jumbo Jadi Tumpuan Pasar Modal 2023

Ilustrasi transaksi saham. Bisnis.com

Bisnis, JAKARTA — Saham empat bank terbesar Tanah Air, yakni Bank Mandiri (BMRI), BRI (BBRI), BCA (BBCA), dan BNI (BBNI) menjadi penopang bagi kinerja indeks harga saham gabungan (IHSG) sepanjang tahun ini. Tahun depan pun, keempat saham ini dinilai masih akan prospektif.

Naiknya suku bunga acuan Bank Indonesia atau BI 7 Day Reverse Repo Rate tahun ini ke level 5,50 persen hingga menjelang akhir tahun ini bakal berimbas pada naiknya suku bunga perbankan. Di sisi lain, animo masyarakat dan dunia usaha untuk kembali mengajukan kredit mulai meningkat setelah dihantam pandemi.

Kondisi ini membuka ruang bagi perbankan untuk meningkatkan margin bunga bersih atau net interest margin (NIM) di masa mendatang. Alhasil, kinerja keuangan yang sudah kinclong tahun ini masih berpotensi tumbuh lebih tinggi lagi di masa mendatang.

Kinerja cemerlang industri perbankan, khususnya keempat bank jumbo tersebut, menjadikan investor cenderung mengapresiasi sahamnya. Dari 10 bank yang melaporkan kinerja saham paling moncer selama tahun berjalan 2022, nama empat bank jumbo masih bertengger. Bahkan pertumbuhan harga saham 10 bank itu di atas pertumbuhan IHSG.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Emanuel Berkah Caesario
company-logo

Lanjutkan Membaca

Kinerja Apik, Bank Jumbo Jadi Tumpuan Pasar Modal 2023

Dengan paket langganan dibawah ini :

Tidak memerlukan komitmen. Batalkan kapan saja.

Penawaran terbatas. Ini adalah penawaran untuk Langganan Akses Digital Dasar. Metode pembayaran Anda secara otomatis akan ditagih di muka setiap empat minggu. Anda akan dikenai tarif penawaran perkenalan setiap empat minggu untuk periode perkenalan selama satu tahun, dan setelah itu akan dikenakan tarif standar setiap empat minggu hingga Anda membatalkan. Semua langganan diperpanjang secara otomatis. Anda bisa membatalkannya kapan saja. Pembatalan mulai berlaku pada awal siklus penagihan Anda berikutnya. Langganan Akses Digital Dasar tidak termasuk edisi. Pembatasan dan pajak lain mungkin berlaku. Penawaran dan harga dapat berubah tanpa pemberitahuan.

Copyright © Bisnis Indonesia Butuh Bantuan ?FAQ
Kembali ke Atas
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.