Kinerja Membaik, Sinarmas Sekuritas Rekomendasikan Beli Saham AVIA

Kinerja keuangan yang positif sepanjang 2023 dan prospek 2024 yang menjanjikan, menjadikan Sinarmas Sekuritas optimistis untuk memberikan rekomendasi beli pada saham PT Avia Avian Tbk. (AVIA) dengan target harga Rp700. Target ini jauh di atas harga terkini saham perseroan.

Redaksi

6 Mar 2024 - 19.17
A-
A+
Kinerja Membaik, Sinarmas Sekuritas Rekomendasikan Beli Saham AVIA

Bisnis, JAKARTA — Emiten produsen cat, PT Avia Avian Tbk. mencatatkan kinerja keuangan positif di akhir tahun 2023. Capaian ini menjadikan Sinarmas Sekuritas optimis untuk memberikan rekomendasi beli terhadap saham emiten berkode AVIA tersebut.

Analis Sinarmas Sekuritas, Michael Filbery, mengungkapkan bahwa AVIA menutup tahun 2023 dengan pertumbuhan pendapatan dan laba yang solid.

Pertumbuhan positif AVIA pada tahun 2023 terlihat dari kenaikan laba bersih sebesar 17% year-on-year (YoY) menjadi  Rp1,6 triliun. Kenaikan tersebut disebabkan oleh peningkatan pendapatan perusahaan sebesar 5%, serta penurunan beban pokok penjualan sebesar 4% pada tahun 2023.

Michael mengatakan bahwa kinerja pendapatan AVIA relatif sejalan dengan proyeksi Sinarmas Sekuritas, tetapi laba bersih justru lebih tinggi 8% dibanding perkiraan karena tarif pajak efektif yang lebih murah sepanjang 2023, yakni 17,5%, dibanding 19,7% di 2022.

Baca Juga:

Membaca Gairah Pasar IPO di Awal Tahun

Pertaruhan Astra International (ASII) Menjaga Pangsa Pasar Usai Cetak Rekor Laba

Prospek Saham Vale (INCO) Pasca Diakuisisi MIND ID

Gairah Merger dan Akuisisi Diramal Melonjak Usai Pemilu

Membaca Arah Kinerja Pasar Modal Usai Pemilu

Arah Investasi Bila Jokowinomic Berlanjut 5 Tahun Lagi

Hasilnya, margin perseroan berhasil meningkat secara keseluruhan. Margin laba kotor (GPM) naik dari 41% menjadi 45%, sedangkan margin laba operasional (OPM) naik dari 22% menjadi 24% dan margin laba bersih (NPM) naik dari 21% menjadi 23%.

Michael mencatat perbaikan kinerja margin ini terutama didorong oleh penurunan harga bahan baku.


 

PROSPEK 2024

Meskipun secara umum AVIA mengalami perbaikan kinerja, manajemen masih berhati-hati terhadap pertumbuhan volume penjualan tahun ini, karena kenaikan harga produk tidak disertai dengan kenaikan upah minimum konsumen.

Pada Januari tahun 2024, pertumbuhan penjualan cukup stabil. Akan tetapi, pada Februari pertumbuhan sedikit terganggu oleh ketidakpastian hasil pemilu.

Sementara itu, Sinarmas Sekuritas tetap optimis dengan memprediksi volume pertumbuhan yang akan kembali normal pada bulan Maret, sehubungan dengan momen Lebaran 2024.

Perusahaan mengungkapkan bahwa tingkat persediaan atau inventori pada bulan Januari masih terkendali karena hanya ada sedikit penyesuaian harga pada tahun lalu. Hal ini sejalan dengan upaya perusahaan untuk memberikan insentif kepada pengecer agar memiliki lebih banyak inventaris guna mendorong penjualan di gerai ritel.

Menurut Michael, AVIA masih berfokus pada launching produk baru pada tahun 2024. Namun, produk yang akan dikembangkan bukan segmen cat dinding, melainkan akan lebih eksplor ke segmen cat kayu, cat logam, serta cat anti air.

Adapun, pada tahun 2023 AVIA berhasil meluncurkan produk baru dalam kategori cat kayu dan metal, yakni No Drop Plus 3 in 1.

“Perusahaan yakin peluncuran produk ini akan membawa perubahan besar karena ini merupakan produk dengan harga premium yang bertujuan untuk memperkuat kehadirannya di kelas atas pasar,” tulis Michael dalam risetnya, dikutip Rabu (6/3/2024).

Pada kuartal IV/2023, AVIA mengalami kinerja pasar yang cukup baik. Oleh karena itu, perusahaan berusaha mengoptimalkan kegiatan promosi.

“Dengan sedikit meningkatkan biaya promosi, hal ini bertujuan untuk mempertahankan rasio below the line (BTL) terhadap pendapatan yang tetap tinggi pada tahun 2024, sehingga mendorong pertumbuhan penjualan,” kata Michael.

Sementara itu, meningkatnya margin kotor bulan Januari dan harga bahan produksi yang stabil, membuat AVIA menargetkan peningkatan margin. Di antaranya, target GPM ditetapkan sebesar 50% - 52% YoY untuk arsitektur, dan 17 - 18% untuk perdagangan, dengan margin konsolidasi 43% - 45%.

Lalu, Laba Sebelum Bunga, Pajak, Penyusutan, dan Amortisasi (EBITDA) ditargetkan sebesar 25-27%, sedangkan Net Profit Margin (NPM) diperkirakan berkisar antara 21- 23%.

Berdasarkan paparan data tersebut, Sinarmas Sekuritas kembali merekomendasikan “Buy” terhadap saham AVIA dengan target harga Rp700 dalam 12 bulan ke depan.

Adapun, saham AVIA ditutup di level Rp565 pada perdagangan hari ini, Rabu (6/3/2024), turun 0,88% dibanding penutupan kemarin. Sepanjang tahun berjalan, saham AVIA sudah meningkat 13% year-to-date (YtD).


(Reporter: Muhammad Fauzan)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Emanuel Berkah Caesario

Anda harus login untuk mengomentari artikel ini

Total 0 Komentar

Kembali ke Atas
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.