Kisi-Kisi Pabrik Pengolahan Daging yang Bulgaria Bangun di RI

Bella Grup adalah perusahaan yang sangat besar di Bulgaria karena memproduksi 350 ton daging atau makanan dari mulai pastry, meet, hingga butter.

Erta Darwati

18 Okt 2023 - 16.31
A-
A+
Kisi-Kisi Pabrik Pengolahan Daging yang Bulgaria Bangun di RI

Pedagang sedang menjajakan daging sapi. Bisnis/Himawan L. Nugraha

Bisnis, JAKARTA – Direktur Utama PT Garuda Mitra Unggul (GMU) Hendro Santoso menyatakan bahwa Bulgaria berencana membangun pabrik pengolahan daging di Indonesia.

Dia menyatakan bahwa rencana itu dilakukan setelah pihak Bulgaria dari Bella Grup bekerja sama dengan PT GMU Indonesia untuk memproduksi makanan halal di Bulgaria, khususnya rendang asal Indonesia. 

"Kita dalam 12 bulan ini akan market research dan penelitian. Lokasi pabrik tergantung dari hasil market research-nya. Bisa di Jakarta, bisa di Bali," katanya, saat ditanyai di Indonesia-Eropa Business Forum (IEBF), di Hotel Ritz Carlton Jakarta, Selasa (17/10/2023). 

Baca juga: Warga Rugi Rp4,5 Triliun karena Kebijakan Bawang Putih Kemendag

Hendro menyatakan bahwa sebelumnya Bulgaria sudah membuat line produksi khusus untuk halal food di negaranya. Sebanyak sembilan pabrik besar yang Bulgaria punya, dan salah satu pabriknya difokuskan untuk memproduksi rendang. 

"Jadi spice dan bumbu kita akan bekerja sama dengan UMKM dari Sumatera supaya menjaga original rasanya, tapi dagingnya akan dari sana [Bulgaria]. Jadi, makanya kita bilang collaborate dan dimasaknya di sana tapi dengan supervisi both parties," ujarnya. 


Ilustrasi daging sapi untuk rendang/Freepik.com

Dia menjelaskan bahwa Bella Grup adalah perusahaan yang sangat besar di Bulgaria karena memproduksi 350 ton daging atau makanan dari mulai pastry, meet, hingga butter

Kemudian, untuk rencana Indonesia ke depan, dia mengatakan juga akan mencari makanan lain untuk bisa dengan formula yang sama untuk dipasarkan di Eropa Timur dan Barat. 

Baca juga: Aturan Impor Barang Online, Menolak China Banjiri Pasar RI

Dia menjelaskan bahwa produk rendang ini menjadi yang pertama dan memang sudah ada dalam program Presiden Joko Widodo (Jokowi) sejak awal 2023 dalam “Indonesia Spice Up the World”.

"Kebetulan Pak Dubes [Duta Besar Bulgaria] bantu kita perkenalan untuk rendang ini akan diproduksi di Bulgaria. Spice-nya tapi original dari sini. Ini produk pertama Indonesia yang bisa go to Europe, untuk Eropa Barat dan Timur," tambahnya. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Jaffry Prabu Prakoso
Kembali ke Atas
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.