Komitmen Rentokil Tekan Kecelakaan Kerja dengan Kendaraan Ramah Lingkungan

Rentokil Initial Indonesia berkontribusi pada perlindungan lingkungan dan misi perusahaan secara global untuk menuju net zero carbon 2040

Yanita Petriella

10 Mar 2024 - 09.55
A-
A+
Komitmen Rentokil Tekan Kecelakaan Kerja dengan Kendaraan Ramah Lingkungan

Kendaraan rendah emisi Rentokil Initial Indonesia

Bisnis, JAKARTA – Sepanjang tahun 2023, terjadi 370.747 kasus kecelakaan kerja di Indonesia dari berbagai daerah dan sektor usaha merujuk data BPJS Ketenagakerjaan. Dengan jumlah tersebut, sebanyak 19.921 kasus diantaranya terjadi pada kelompok bukan penerima upah (BPU).

Kecelakaan kerja banyak difaktori oleh persoalan ergonomi, desain alat, kesalahan pada mesin, atau lingkungan kerja tak mendukung. Kecelakaan kerja juga dapat bersumber dari kesalahan manusia, seperti kekeliruan prosedur, rendahnya kompetensi pekerja, atau kesalahan dalam berperilaku.

Peraturan Pemerintah Nomor 50 Tahun 2012 tentang Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja menyebut K3 sebagai segala upaya untuk menjamin dan melindungi tenaga kerja melalui upaya pencegahan.

Hal ini perlu diperhatikan mengingat potensi bahaya dapat bersumber dari pekerjaan atau lingkungan kerja yang berisiko. Dampak yang dihasilkan dapat berupa penurunan kualitas

kesehatan hingga kematian.

Rentokil Initial Indonesia sebagai perusahaan yang menjadi leader dalam industri pest control dan hygiene Tanah Air meluncurkan kendaraan operasional yang bekerjasama dengan Astra Daihatsu Indonesia dan Takari. Hal ini sebagai upaya dalam mengutamakan prioritas keselamatan kerja para karyawan. 

Sebagai langkah strategis dalam upaya untuk meningkatkan keamanan pengemudi dan keberlanjutan operasional, Rentokil telah berinvestasi dalam peluncuran 30 kendaraan baru yang memadukan keselamatan dan solusi ramah lingkungan.

Baca Juga: Insentif Kendaraan Listrik, Opsi Baru Kejar Target Emisi


Managing Director Rentokil Initial Indonesia Heri Susanto mengatakan kendaraan baru dengan fitur keselamatan ini termasuk diantaranya adalah kehadiran dual airbag bagi pengemudi. Dual airbag akan mengakomodir keselamatan pengemudi dan penumpang depan, terlebih ketika terjadi kecelakaan frontal atau tabrak depan yang akan melindungi bagian tubuh berkat dual airbag yang mengembang. 

Selain itu dalam setiap mobil juga akan dilengkapi dengan cargo partition, ventilasi, unit APAR, kotak P3K, safety cone, dan senter. 

semua bertujuan untuk meningkatkan keamanan operasional dan melindungi karyawan ketika bertugas.

Peluncuran kendaraan baru ini juga mempertimbangkan aspek lingkungan dengan memilih mesin bertenaga 1.300 cc yang rendah emisi. Dengan segala spesifikasi yang dibutuhkan tersebut, Rentokil menjatuhkan pilihan kepada Gran Max Blind Van 1.3 AC (dual airbag). 

“Pilihan ini dirasa sangat tepat, terlebih mobil dari Daihatsu tersebut sudah mendapatkan sertifikasi euro 4, yang sejalan dengan komitmen Rentokil Initial Indonesia untuk berkontribusi pada perlindungan lingkungan dan misi perusahaan secara global untuk menuju net zero carbon 2040,” ujarnya dalam keterangan, Minggu (10/3/2024). 

Rentokil juga memberikan edukasi bagi pengendara khususnya karyawan yang bertugas di lapangan agar dapat memahami langkah-langkah praktek mengemudi yang memiliki tujuan untuk mendukung lingkungan dengan menghemat konsumsi bahan bakar serta mengurangi emisi pada kendaraan.

Dengan peluncuran kendaraan operasional baru ini menjadi dedikasi untuk keamanan dan kualitas, tetapi juga komitmen untuk berperan dalam melindungi lingkungan. 

“Kami percaya bahwa inovasi dan keberlanjutan harus menjadi bagian terintegrasi dari setiap aspek bisnis kami, termasuk didalamnya adalah kendaraan untuk operasional kami,” tuturnya. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Rinaldi Azka

Anda harus login untuk mengomentari artikel ini

Total 0 Komentar

Kembali ke Atas
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.