Konsumsi BBM Bersubsidi Makin Tak Terkendali, Salah Siapa?

Berdasarkan catatan PT Pertamina (Persero), penyaluran BBM jenis Pertalite hingga Juli 2022 sudah mencapai 16,8 juta kiloliter (kl). Artinya, kuota BBM bersubsidi hanya tersisa 6,2 juta kl dari kuota yang ditetapkan sebesar 23 juta kl pada tahun ini.

Ibeth Nurbaiti
Aug 11, 2022 - 11:30 AM
A-
A+
Konsumsi BBM Bersubsidi Makin Tak Terkendali, Salah Siapa?

Pengendara motor berputar arah setelah mengetahui BBM jenis Pertalite dan Pertamax kosong di SPBU 34-16117, Kelurahan Pasir Mulya, Kota Bogor, Jawa Barat, Senin (8/8/2022). Sejumlah SPBU di wilayah Kota dan Kabupaten Bogor mengalami kelangkaan BBM jenis Pertalite dan Pertamax sejak tiga hari terakhir akibat belum datangnya pasokan BBM dari Pertamina. ANTARA FOTO/Arif Firmansyah

Bisnis, JAKARTA — Makin tidak terkendalinya konsumsi bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi, baik Pertalite maupun Solar menimbulkan kekhawatiran banyak pihak. Bayangan akan jebolnya kuota BBM subsidi tahun ini pun kian menjadi nyata.

Bagaimana tidak, hingga Juli 2022 realisasi penyaluran untuk BBM jenis Pertalite dan Solar subsidi masing-masing sudah mencapai 70 persen dari kuota yang ditetapkan. Tanpa adanya pengendalian, sudah dapat dipastikan alokasi subsidi dan kompensasi energi pada tahun ini akan melampaui pagu Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Baca juga: Bola Panas BBM Subsidi

Terlebih, jika perkembangan harga minyak mentah dunia terus menanjak di atas US$100 per barel yang diikuti dengan kenaikan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS, tentunya dapat memberikan tekanan terhadap APBN.

Editor: Ibeth Nurbaiti
Anda belum memiliki akses untuk melihat konten

Untuk melanjutkannya, silahkan Login Di Sini