Kota Malang Bukukan Transaksi PBJ Digital Tertinggi di Jatim

Kota Malang menjadi area di Jawa Timur yang dinilai berhasil dalam transformasi pengadaan digital barang dan jasa (PBJ) kebutuhan pemerintah. Selama kurun waktu 2023, lebih dari 4.000 pesanan telah dibuat di toko daring dengan nilai kurang lebih hampir Rp40 miliar.

Yanita Petriella

17 Okt 2023 - 21.11
A-
A+
Kota Malang Bukukan Transaksi PBJ Digital Tertinggi di Jatim

Ilustrasi belanja online pengadaan barang dan jasa. /istimewa

Bisnis, JAKARTA – Kota Malang menjadi area di Jawa Timur yang dinilai berhasil dalam transformasi pengadaan digital barang dan jasa (PBJ) kebutuhan pemerintah. Selama kurun waktu 2023, lebih dari 4.000 pesanan telah dibuat di toko daring dengan nilai kurang lebih hampir Rp40 miliar dengan melibatkan lebih dari 260 penyedia Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) lokal Kota Malang.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemerintah Kota Malang Diah Ayu Kusuma Dewi mengatakan keberhasilan digitalisasi di kota Malang sebagai pemegang rekor tertinggi se-Jawa Timur dengan transaksi e-purchasing Toko Daring ini  tidak terlepas dari peran dari pengadaan dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kota Malang yang memiliki komitmen tinggi untuk mengedepankan transparansi dalam proses pengadaan barang dan jasa.

“Hampir seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kota Malang bahkan hingga Unit Pelayanan Teknis (UPT) yang mencakup kecamatan, kelurahan, hingga Sekolah Menengah Tingkat Pertama (SLTP) melakukan transaksi pengadaan digital di toko daring.

Transformasi pengadaan digital pengadaan barang dan jasa di Indonesia telah dimulai sejak 2018, dengan diterbitkannya Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 16 tahun 2018, yang kemudian diikuti beberapa perubahan yang tertuang dalam Perpres nomor 12 tahun 2021.

Pemerintah Provinsi Jawa Timur juga secara khusus menerbitkan Peraturan Gubernur nomor 76 tahun 2020 dan Peraturan Gubernur nomor 61 tahun 2021. Kemudian, Walikota Malang menerbitkan Surat Edaran Nomor 54 Tahun 2022 yang mengatur tentang pembelian secara elektronik.

Menurutnya, pengadaan barang dan jasa yang menggunakan toko daring ini mendorong mendorong penggunaan produk dalam negeri. Hal ini diharapkan dapat mengangkat UMKM lokal supaya bisa naik kelas.

“Sejak awal, kami mendorong transformasi pengadaan digital dengan menerbitkan Surat Edaran Nomor 54 Tahun 2022, agar seluruh OPD melaksanakan digitalisasi pengadaan,” ujarnya dalam keterangan resmi, Selasa (17/10/2023). 


Baca Juga: Transformasi Digital Pengadaan Barang dan Jasa lewat Toko Daring


Transformasi digital pengadaan barang dan jasa di Kota Malang merupakan bagian dari program Jawa Timur Belanja Online (Jatim Bejo) yang diinisiasi pada November 2020 oleh Biro Pengadaan Barang dan Jasa Sekretariat Daerah Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Kepala Bagian PBJ Kota Malang Eko Setyo Mahanani menambahkan dengan adanya kemudahan bertransaksi di Mbizmarket. Hal ini berbeda dengan mendaftar di e-katalog yang tidak hanya harus menyertakan Nomor Induk Berusaha (NIB) dan Klasifikasi Baku Lapangan Indonesia (KLBI) yang tentu memberatkan penyedia. Selain itu, banyaknya pilihan barang dan jasa yang tersedia di platform Mbizmarket.

“Kami berharap transaksi di toko daring dapat terus meningkat, namun jangan melulu mengejar transaksi, tetapi juga mengedepankan bagaimana tanggung jawab dari para penyedia dapat menjadi perhatian,” katanya. 

CEO & Co-Founder Mbizmarket Ryn Mulyanto Riyadi Hermawan menambahkan Kota Malang memegang rekor transaksi tertinggi selama kurun waktu Januari hingga Agustus 2023. Kemudian, disusul oleh Kota Kediri, Kabupaten Pasuran dan Kabupaten Situbondo.

“Dibandingkan dengan tahun sebelumnya jumlah transaksi pengadaan digital di

Kota Malang meningkat lebih dari 50%, dengan peningkatan jumlah pesanan lebih dari 100%,” ucapnya. 

Pihaknya akan terus mendukung transformasi pengadaan digital barang dan jasa di Kota Malang. Selain itu, juga akan dilakukan sosialisasi dan bimbingan teknis masif kepada para penyedia yang membutuhkan yang berlangsung di Mall Pelayanan Publik Kota.

“Kami upayakan kegiatan business matching di sana, sehingga para penyedia UMK di Kota Malang yang belum memperoleh kesempatan berpartisipasi dalam pengadaan pemerintah, dapat segera memperoleh kesempatan yang sama di masa yang akan datang,” tuturnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Asteria Desi Kartikasari

Anda harus login untuk mengomentari artikel ini

Total 0 Komentar

Kembali ke Atas
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.