Kredit BCA (BBCA) Tumbuh 11,7 Persen Selama 2022

BCA atau BBCA melaporkan pertumbuhan kredit sebesar 11,7 persen secara tahunan sepanjang 2022.

Jaffry Prabu Prakoso

27 Jan 2023 - 18.06
A-
A+
Kredit BCA (BBCA) Tumbuh 11,7 Persen Selama 2022

Gedung BCA. /Bisnis-Paulus Tandi Bone.

Bisnis, JAKARTA – PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) melaporkan pertumbuhan kredit 11,7 persen secara tahunan (year-on-year/YoY) menjadi Rp711,3 triliun sepanjang 2022. Capaian kredit BCA terdorong oleh kinerja moncer segmen korporasi.

"Capaian kredit BCA itu lebih tinggi dari target pertumbuhan 8 persen—10 persen di 2022," kata Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja dalam paparan kinerja tahun 2022 BCA, Kamis (26/1/2023).

BCA mencatat, kredit korporasi naik 12,5 persen YoY menjadi Rp322,2 triliun. Porsi kredit korporasi di BCA pun semakin tebal menjadi 45,3 persen dari total portofolio pembiayaan yang disalurkan pada 2022.


Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja memberikan keterangan saat Paparan Kinerja Keuangan BCA Semester I 2022 di Jakarta, Rabu (27/7/2022). Bisnis


Sementara kredit komersial dan UKM BCA naik 10,6 persen YoY menjadi Rp210,2 triliun. Kredit komersial dan UKM di BCA mempunyai porsi 29,5 persen.

BCA mencatatkan peningkatan kredit konsumer sebesar 11,7 persen YoY menjadi Rp171,34 triliun. Porsi kredit konsumer di BCA mencapai 24,1 persen.

Pada segmen konsumer, kredit pemilikan rumah (KPR) tumbuh 11 persen YoY menjadi Rp108,3 triliun. Sementara itu, kredit kendaraan bermotor (KKB) naik 13,6 persen YoY menjadi Rp46,1 triliun atau mampu rebound dari penurunan tahun sebelumnya.

Baca juga: Mandiri Utama Finance Salurkan Pembiayaan Baru Rp17,9 Triliun

Pertumbuhan kredit BCA tersebut juga diikuti dengan perbaikan rasio kredit berisiko atau loan at risk (LAR) yang turun jadi 10 persen pada 2022 dibandingkan 14,6 persen pada 2021. 

Sementara itu, rasio kredit bermasalah (non-performing loan/NPL) tercatat sebesar 1,7 persen di 2022 atau turun dari 2,2 persen pada tahun sebelumnya.

Sebagaimana diketahui, BCA mengumumkan perolehan laba sepanjang 2022 senilai Rp40,7 triliun atau tumbuh 20,6 persen YoY.

Dari sisi pendanaan, BCA mencatatkan dana pihak ketiga (DPK) tumbuh 6,5 persen yoy menjadi Rp1.040 triliun.

Manufaktur Kontributor Kredit Terbesar

BBCA melaporkan portofolio pembiayaan senilai Rp711,3 triliun sepanjang 2022. Sektor manufaktur berkontribusi paling besar menyerap kredit dari BCA.

Baca juga: Ancang-Ancang Bank Neo (BBYB) Serok Cuan Tahun 2023

Berdasarkan laporan publikasi, porsi kredit BCA untuk sektor manufaktur sepanjang 2022 mencapai 22,9 persen. Sementara, kredit untuk perdagangan mencapai 22,1 persen. 

Kredit BCA untuk bisnis jasa mencapai porsi 13,1 persen, lalu sektor transportasi 6,6 persen. Sektor lainnya masing-masing untuk pertanian 5,8 persen, listrik gas dan air 1,7 persen, pelayanan publik 1,5 persen, serta pertambangan hanya 0,6 persen.


Pekerja menyelesaikan pembuatan komponen otomotif di pabrik PT Dharma Polimetal Tbk. (DRMA) di Cikarang, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (20/9/2022). Bisnis/Suselo Jati


Sementara itu, BCA pada tahun ini akan menggenjot kredit di sejumlah sektor. Salah satunya untuk hilirisasi industri pertambangan.

"Upaya ini dilakukan juga untuk meningkatkan nilai tambah produk pertambangan dalam negeri sehingga berkontribusi positif bagi pertumbuhan ekonomi nasional," kata Executive Vice President Corporate Communication & Social Responsibility BCA, Hera F. Haryn. (Fahmi Ahmad Burhan)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Jaffry Prabu Prakoso

Anda harus login untuk mengomentari artikel ini

Total 0 Komentar

Kembali ke Atas
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.