Free

Laba Bersih Indofood (INDF) Turun Jadi Rp2,44 Triliun Kuartal I/2024

Emiten Grup Salim itu membukukan penjualan sebesar Rp30,79 triliun. Realisasi tersebut naik tipis 0,81% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp30,54 triliun.

Annisa Kurniasari Saumi

2 Mei 2024 - 16.42
A-
A+
Laba Bersih Indofood (INDF) Turun Jadi Rp2,44 Triliun Kuartal I/2024

Bisnis, JAKARTA – PT Indofood Sukses Makmur Tbk. (INDF) mencatatkan penurunan laba bersih menjadi Rp2,44 triliun di kuartal I/2024.

Berdasarkan laporan keuangan perseroan, Emiten Grup Salim itu membukukan penjualan sebesar Rp30,79 triliun. Realisasi tersebut naik tipis 0,81% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp30,54 triliun. 

Penjualan dikontribusi oleh produk konsumen bermerek sebesar Rp19,55 triliun, produk Bogasari Rp8,33 triliun, Agribisnis Rp3,72 triliun, dan pendapatan ari distribusi Rp1,97 triliun. 

Baca juga: Semen Indonesia (SMGR) Catat Pendapatan Rp8,38 Triliun pada Kuartal I/2024

Sementara itu, beban pokok penjualan INDF turun 3,69% menjadi Rp20,2 triliun, dari sebelumnya Rp21,05 triliun secara tahunan. INDF pun mencatatkan peningkatan laba bruto 10,81% menjadi sebesar Rp10,5 triliun, dari sebelumnya Rp9,48 triliun. 

Meski penjualan meningkat, laba bersih INDF tergerus menjadi Rp2,44 triliun pada 3 bulan pertama 2024. Laba bersih ini turun 36,36% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp3,84 triliun.

 

 

Direktur Utama dan Chief Executive Officer INDF Anthoni Salim menuturkan seiring berlanjutnya berbagai tantangan global, INDF mencatatkan kinerja operasional yang positif di kuartal I/2024 ini. 

"Ke depannya kami akan tetap sigap dalam menghadapi ketidakpastian, serta tetap menjaga posisi neraca yang kuat dan keseimbangan antara pangsa pasar dan profitabilitas," kata Anthoni dalam keterangan resminya, dikutip Rabu (1/5/2024). 

Baca juga: Indofood Sukses Makmur (INDF) Cetak Laba Bersih Rp2,44 Triliun Kuartal I/2024

Lebih lanjut, INDF mencatatkan peningkatan laba usaha 29% menjadi Rp6,42 triliun, dari Rp4,97 triliun dan marjin laba usaha meningkat menjadi 20,8% dari 16,3% di kuartal I/2023. 

Core profit yang mencerminkan kinerja operasional INDF juga tumbuh 10% menjadi Rp3,20 triliun, dari Rp2,9 triliun pada periode yang sama tahun lalu. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Jaffry Prabu Prakoso

Anda harus login untuk mengomentari artikel ini

Total 0 Komentar

Kembali ke Atas
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.