Free

Laba BRI Melesat 106 Persen per Kuartal III/2022

Laba Bank BRI melesat 106,14 persen menjadi Rp39,31 triliun per kuartal III/2022 dari periode yang sama tahun 2021 sebesar Rp19,25 triliun.

Jaffry Prabu Prakoso

16 Nov 2022 - 16.21
A-
A+
Laba BRI Melesat 106 Persen per Kuartal III/2022

Menara Brilian dari Bank BRI./Istimewa

JAKARTA – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) dan entitas anak berhasil membukukan laba bersih tahun berjalan secara konsolidasian sebesar Rp39,31 triliun sampai dengan 30 September 2022.

Berdasarkan laporan keuangan yang dipublikasikan di Harian Bisnis Indonesia pada Rabu (16/11/2022), laba BRI melesat 106,14 persen secara tahunan (year-on-year/YoY) dari periode yang sama tahun 2021 sebesar Rp19,07 triliun.

Adapun pertumbuhan laba ditopang oleh kenaikan pendapatan bunga yang menjadi sebesar Rp115,25 triliun. Pendapatan ini tumbuh 9,19 persen (YoY) dari Rp105,54 triliun pada posisi September 2021.

Nasabah berada di dekat logo PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BRI) di Jakarta./Bisnis-Himawan L Nugraha

Sementara itu, beban bunga perseroan menyusut menjadi Rp18,74 triliun per September 2022 dari sebelumnya Rp22,58 triliun. 

Alhasil, pendapatan bunga bersih atau net interest income (NII) dari emiten bank berkode saham BBRI ini meningkat menjadi Rp96,5 triliun secara konsolidasian dari sebelumnya Rp82,95 triliun.

Total aset yang dimiliki BBRI secara konsolidasi naik dari Rp1.678,09 triliun pada posisi 31 Desember 2021 menjadi Rp1.684,6 triliun hingga akhir September 2022. Total aset per September 2022 berasal dari liabilitas Rp1.384,26 triliun dan ekuitas Rp300,33 miliar.

Baca juga: Bagaimana jika Bank Gagal Penuhi Modal Inti dan jadi BPR?

Total kas dan setara kas BBRI mencapai Rp161,15 triliun per September 2022, menurun dari sebelumnya Rp162,56 triliun per September 2021. 

Dari sisi rasio keuangan, rasio kredit bermasalah (non-performing loan/NPL) BRI secara bank only tercatat berada di level 3,14 persen (gross) dan 0,87 persen (net). Adapun loan to deposit ratio (LDR) meningkat menjadi sebesar 88,92 persen dari semula 83,05 persen.

Untuk margin bunga bersih atau net interest margin (NIM) dan beban operasional terhadap pendapatan operasional (BOPO), BRI mencatatkan rasio masing-masing sebesar 7,23 persen dan 62,59 persen pada posisi per 30 September 2022.

Kode Aksi Korporasi 

BBRI memberi sinyal akan menggelar aksi korporasi. Hal tersebut disampaikan usai bank pelat merah tersebut merilis laporan keuangan kuartal III/2022 pada Selasa (16/11/2022) yang tergolong lebih lambat dibanding dengan Bank BUMN lain.

Baca juga: Strategi Bank Asing Sasar Pasar Ekonomi Digital Indonesia

"Kenapa kok penerbitan laporan keuangannya teralambat? jawabannya adalah karena ada limited review dari auditor. Jadi, ada bisa diduga-duga lah nanti kenapa ya itu?" jawab Direktur Utama BRI Sunarso dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (16/11/2022).

Direktur Keuangan BRI Viviana Dyah menjelaskan bahwa limited review merupakan bagian dari rencana aksi korporasi. Akan tetapi dia belum dapat menyampaikan secara rinci rencana perusahaan. 

"Masih dalam proses internal sehingga belum bisa kami sampaikan," tambah Vivi.

BRImo BRI/bri.co.id
Sebelumnya, BRI sempat mendapatkan suntikan modal Rp96 triliun melalui rights issue pada tahun lalu. Aksi korporasi ini dari Rp54,7 triliun dalam bentuk partisipasi nontunai pemerintah dan Rp41,2 triliun dari pemegang saham publik.

Aksi BRI menyuntik modal tersebut menjadi yang tertinggi di Asia Tenggara, peringkat ketiga di Asia, dan masuk tujuh besar di seluruh dunia sejak 2009. (Hafiyyan dan Alifian Asmaaysi)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Jaffry Prabu Prakoso

Anda harus login untuk mengomentari artikel ini

Total 0 Komentar

Kembali ke Atas
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.