Laju Tren Pendanaan Fintech Makin 'Ngegas'

Penyaluran pendanaan finansial teknologi atau fintech masih menunjukan tren penguatan. Artinya utang masyarakat melalui pinjaman online atau peer-to-peer (P2P) lending semakin besar. Harapannya penyaluran pendanaan sektor produktif semakin meningkat.

Asteria Desi Kartikasari

15 Des 2022 - 19.04
A-
A+
Laju Tren Pendanaan Fintech Makin 'Ngegas'

Ilustrasi pinjaman online atau financial technology lending/Freepik

Bisnis, JAKARTA— Penyaluran pendanaan finansial teknologi atau fintech masih menunjukan tren penguatan. Artinya utang masyarakat melalui pinjaman online atau peer-to-peer (P2P) lending semakin besar. Harapannya penyaluran pendanaan sektor produktif semakin meningkat.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatatkan peningkatan terhadap akumulasi penyaluran pendanaan nasional yang mencapai Rp475,75 triliun per Oktober 2022. Capaian tersebut mencatatkan kenaikan 74,63 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama pada 2021 atau secara year-to-year/yoy.

Pertumbuhan tersebut didukung dengan akumulasi rekening borrower yang mencapai 30,14 persen secara tahunan menjadi sebesar 92,41 juta per Oktober. Kendati mengalami kenaikan, Deputi Direktur Pengaturan, Peneliti, dan Pengembangan teknologi Finansial OJK Munawar Kasan menyoroti permasalahan permsalahan yang dihadapi UMKM, yakni berupa keterbatsan modal, kualitas sumber daya manusia (SDM), pemasaran, inovasi, digitalisasi, hingga perizinan.

Apalagi, berdasarkan data Kemenko Perekonomian 2022, ada sekitar 65 juta pelaku UMKM yang mampu menyerap sekitar 120 juta tenaga kerja atau setara dengan 96,9 persen dari total tenaga kerja Indonesia. Dengan begitu, setidaknya UMKM menyumbang sekitar 60,51 persen dari total produk domestik bruto (PDB).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Asteria Desi Kartikasari
company-logo

Lanjutkan Membaca

Laju Tren Pendanaan Fintech Makin 'Ngegas'

Dengan paket langganan dibawah ini :

Tidak memerlukan komitmen. Batalkan kapan saja.

Penawaran terbatas. Ini adalah penawaran untuk Langganan Akses Digital Dasar. Metode pembayaran Anda secara otomatis akan ditagih di muka setiap empat minggu. Anda akan dikenai tarif penawaran perkenalan setiap empat minggu untuk periode perkenalan selama satu tahun, dan setelah itu akan dikenakan tarif standar setiap empat minggu hingga Anda membatalkan. Semua langganan diperpanjang secara otomatis. Anda bisa membatalkannya kapan saja. Pembatalan mulai berlaku pada awal siklus penagihan Anda berikutnya. Langganan Akses Digital Dasar tidak termasuk edisi. Pembatasan dan pajak lain mungkin berlaku. Penawaran dan harga dapat berubah tanpa pemberitahuan.

Copyright © Bisnis Indonesia Butuh Bantuan ?FAQ
Kembali ke Atas
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.