Langkah Mantap Indonesia Jadi Pemain Utama 'Gudang Karbon' Asia

Secara bertahap, Indonesia juga terus berupaya memantaskan diri agar dapat menangkap peluang bisnis yang lebih besar dari implementasi CCS di dalam negeri. Tak tanggung-tanggung, pemerintah pun mengajak kerja sama antarnegara untuk membangun standardisasi dan model bisnis industri CCS.

Stepanus I Nyoman A. Wahyudi & Ibeth Nurbaiti

15 Mei 2024 - 20.16
A-
A+
Langkah Mantap Indonesia Jadi Pemain Utama 'Gudang Karbon' Asia

Presiden Joko Widodo atau Jokowi resmi meneken beleid yang mengatur khusus ihwal penyelenggaraan kegiatan penangkapan dan penyimpanan karbon atau carbon capture and storage (CCS). Foto Bisnis

Bisnis, JAKARTA — Indonesia dinilai menjadi kandidat kuat sebagai pusat pengembangan, pemanfaatan, dan penyimpanan karbon atau carbon capture storage/carbon capture utilization and storage (CCS/CCUS), bahkan berpeluang besar menjadi pemain utama di kawasan Asia.

Selain memiliki potensi besar dalam hal kapasitas penyimpanan karbon dioksida (CO2), dari sisi regulasi untuk implementasi CCS/CCUS, Indonesia juga terbilang lebih maju dibandingkan dengan negara lainnya.

Terlebih, penyelenggaraan kegiatan penangkapan dan penyimpanan karbon tersebut ke depannya juga berpeluang dilakukan di luar wilayah kerja minyak dan gas bumi (migas). Sebelumnya, kegiatan CCS/CCUS hanya terbatas di wilayah kerja migas dan hanya dapat dilakukan oleh kontraktor migas.

Secara bertahap, Indonesia juga terus berupaya memantaskan diri agar dapat menangkap peluang bisnis yang lebih besar dari implementasi CCS di dalam negeri. Tak tanggung-tanggung, pemerintah pun mengajak kerja sama antarnegara untuk membangun standardisasi dan model bisnis industri CCS.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Ibeth Nurbaiti
Anda belum memiliki akses untuk melihat konten

Untuk melanjutkannya, silahkan login terlebih dahulu

BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.