Laporan Asian Development Bank soal Ekonomi RI usai Pilpres 2024

ADB memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia masih akan pada angka 5% pada 2024 dan 2025.

Maria Elena

14 Apr 2024 - 15.19
A-
A+
Laporan Asian Development Bank soal Ekonomi RI usai Pilpres 2024

Karyawan berada di dekat logo Asian Development Bank Indonesia di Jakarta. Bisnis/Eusebio Chrysnamurti

Bisnis, JAKARTA – Asian Development Bank (ADB) merilis laporan terbaru soal kegiatan ekonomi di Indonesia usai pemilihan presiden (pilpres) 2024. Berakhirnya pesta politik di Tanah Air diperkirakan akan mulai mengurangi sikap wait & see dunia usaha untuk menanamkan modal mereka.

Asian Development Bank (ADB) menyampaikan bahwa pilpres yang diselesaikan dalam satu putaran dan terpilihnya pemimpin baru diharapkan dapat terus membantu meningkatkan iklim investasi dan manajemen keuangan publik.

Hal tersebut seiring dengan pemerintahan baru yang kemungkinan akan melanjutkan kemajuan pemerintahan saat ini.

Baca juga: Menyelisik Penyebab Rupiah Anjlok, Melemah ke Titik Terendah 4 Tahun

"Untuk 2024, pemilihan umum yang lancar di bulan Februari dapat meningkatkan kepercayaan bisnis, menghasilkan efek yang lebih kuat dan lebih cepat terhadap investasi," tulis ADB dalam laporan Asian Development Outlook yang dikutip pada Minggu (14/4/2024).

ADB memperkirakan, kinerja investasi kemungkinan tetap stabil dan meningkat tahun depan. Ini didorong oleh proyek-proyek pemerintah dan kebijakan reformasi struktural sebelumnya. 

Pemerintahan juga diperkirakan akan mempercepat pembangunan proyek-proyek infrastruktur dan Ibu Kota Nusantara yang diprioritaskan hingga pemerintahan baru mulai menjabat pada bulan Oktober.

 

 

Sementara itu, investasi swasta pada 2025 diperkirakan meningkat seiring dengan pemerintahan baru yang telah menetapkan rencana-rencana mereka, serta memudarnya sikap wait & see dunia usaha terhadap investasi.

Adapun, ADB memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia masih akan pada angka 5% pada 2024 dan 2025.

Baca juga: Asian Development Bank (ADB) Mengukur Efek Ekonomi dari Usainya Pilpres 2024

Selain kinerja investasi yang membaik, permintaan di dalam negeri diperkirakan akan terus mendorong pertumbuhan dan mengimbangi kontribusi yang lebih lemah dari ekspor neto.

Selain itu, pengeluaran terkait Pemilu, program bantuan sosial pemerintah, kenaikan gaji pegawai negeri sipil pada 2024, dan perkiraan inflasi yang lebih rendah selama periode proyeksi juga diperkirakan akan mendukung konsumsi domestik. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Jaffry Prabu Prakoso

Anda harus login untuk mengomentari artikel ini

Total 0 Komentar

Kembali ke Atas
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.