Lebaran 2024, Pembayaran Lewat QRIS Mandiri Makin Jadi Pilihan

Pemanfaatan QRIS Bank Mandiri ramai jadi pilihan saat mudik Lebaran 2024.

Media Digital

11 Apr 2024 - 21.12
A-
A+
Lebaran 2024, Pembayaran Lewat QRIS Mandiri Makin Jadi Pilihan

Nasabah memindai kode batang Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) melalui Livin’ by Mandiri di salah satu rumah makan di Rest Area KM 519A, Sragen, Jawa Tengah, Kamis (1142024). PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) menargetkan adanya peningkatan enam juta pengguna aktif melalui super app Livin’ by Mandiri tahun ini. Sebagai informasi, Bank Mandiri mencatatkan pengguna mobile banking sebanyak 23 juta pada 2023, tumbuh 45% secara tahunan. Lebih rinci, volume transasi Livin’ mencapai 2,82 miliar, melesat 45% secara tahunan dari sebelumnya 1,94 miliar transaksi Adapun, untuk nilai transaksi Livin’ mencapai Rp3.271 triliun, naik 32,32% dari periode tahun sebelumnya yang hanya Rp2.472 triliun pada 2022./BISNIS-BIO

Bisnis, SRAGEN - Pembayaran menggunakan QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) semakin menjadi pilihan utama masyarakat, termasuk pada momen Lebaran 2024. Setidaknya, itu yang terjadi di Rumah Makan (RM) Sri Rejeki Rest Area Km. 519B Tol Solo-Ngawi.

Ermi (19), kasir di RM Sri Rejeki Rest Area Km 519B, mengungkapkan kini hampir 2/3 pelanggan membayar gunakan QRIS. QRIS Bank Mandiri, lanjutnya, menjadi salah satu yang paling banyak dipakai.

"Lumayan banyak, 70% bisa [yang bayar pakai QRIS]," jelas Ermi saat ditemui Bisnis, Kamis (11/4/224).

Dia menceritakan, kini mayoritas pelanggan langsung berinisiatif bayar dengan QRIS tanpa ditawarkan. Ermi meyakini, masyarakat kini lebih banyak menyimpan uang secara digital.

"Rp5.000 aja [bayar] pakai QRIS juga," katanya.

Tren tersebut, lanjut Ermi, makin terasa pada momen Lebaran 2024. Menurutnya, terjadi peningkatan kuantitas pembayaran lewat QRIS karena pelanggan juga bertambah di RM yang kumpulkan omzet tak kurang dari Rp3 juta perhari tersebut.

Perkembangan positif pembayaran pakai QRIS memang terjadi di mana-mana sejak diperkenalkan pada 2019. QRIS dirancang untuk menyederhanakan transaksi dengan memungkinkan penggunaan satu kode QR untuk berbagai layanan pembayaran dengan mudah, cepat, dan aman.

Baca Juga :

Syarat Uang Nasabah Tetap Aman di Tengah Bank Bangkrut Kian Bertambah

Pilah-Pilah Bunga Deposito Bank Buat Tadah THR Lebaran

 

Bank Indonesia (BI) kemudian mewajibkan semua penyelenggara jasa sistem pembayaran untuk menerapkan QRIS apabila ingin menggunakan QR code pembayaran. Alhasil, sdpanjang tahun lalu, BI melaporkan transaksi digital perbankan telah mencapai Rp58.478,24 triliun. 

Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo mengatakan nilai transaksi digital banking itu telah tumbuh 13,48% yoy pada 2023. Sementara, pada 2023, nilai transaksi uang elektronik telah meningkat 43,45% yoy mencapai Rp835,84 triliun.

BI mencatat nominal transaksi QRIS tumbuh pesat hingga 130,01% yoy atau mencapai Rp229,96 triliun. Jumlah penggunanya 45,78 juta serta jumlah merchant 30,41 juta yang sebagian besar merupakan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) layaknya RM Sri Rejeki di Rest Area Km. 519B Tol Solo-Ngawi itu.

"Kinerja transaksi ekonomi dan keuangan digital tetap kuat didukung oleh sistem pembayaran yang aman, lancar, dan andal," kata Perry dalam konferensi pers Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI pada medio Januari lalu.

Baca Juga :

Jelang Lebaran Muncul 2 Bank Bangkrut, Bagaimana Pembayaran Klaim Nasabah?

Adu Cuan Rapor Bank Konglomerat, Siapa Jawara?

 

Bank Mandiri, sebagai salah satu pemain utama perbankan tanah air, memang mencatatkan peningkatan jumlah pengguna platform digital Livin’ by Mandiri yaitu mencapai 23 juta atau naik 45% yoy pada tahun lalu.

Selama 2023, nilai transaksi di Livin’ by Mandiri seperti lewat QRIS telah menembus lebih dari Rp3.271 triliun, melesat 32,32% yoy. Lalu, jumlah transaksi mencapai Rp2,81 miliar, naik 45% yoy.

Pada periode yang sama, wholesale digital super platform Kopra by Mandiri telah berhasil mengelola Rp19.100 triliun transaksi, dengan jumlah transaksi mencapai Rp1,05 miliar. Adapun, jumlah pengguna Kopra by Mandiri mencapai 182.000.

“Kami secara spesifik terus meningkatkan fungsi dan manfaat Livin’ dan Kopra by Mandiri sebagai solusi yang dapat memenuhi segala macam kebutuhan nasabah, baik secara finansial maupun non finansial," imbuh Direktur Utama Bank Mandiri Darmawan Junaidi beberapa waktu lalu.(Surya Dua Artha Simanjuntak)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Rinaldi Azka
Kembali ke Atas
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.