Free

Lirikan Jokowi ke Korsel agar Ikut Bangun IKN Nusantara

Jokowi mengundang Republik Korea Selatan untuk menjadi mitra dalam membangun Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.

Jaffry Prabu Prakoso

12 Nov 2022 - 22.56
A-
A+
Lirikan Jokowi ke Korsel agar Ikut Bangun IKN Nusantara

Presiden Joko Widodo atau Jokowi meninjau pembangunan infrastruktur kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur pada Selasa (25/10/2022)./Istimewa

JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan bahwa kerja sama ekonomi antara Asean dan Republik Korea Selatan (RoK) penting untuk diarahkan untuk membangun ekonomi kawasan yang lebih resilien dan hijau.

“Republik Korea punya pengalaman dalam pengembangan teknologi hijau dan bersih. Ini adalah peluang bagi kita untuk menjalin kemitraan yang konkret, terutama dalam energi terbarukan, pembangunan smart city, ekosistem mobil listrik, serta sistem penyediaan air bersih,” katanya, dikutip melalui Youtube Sekretariat Presiden, Sabtu (12/11/2022)

Menurut Jokowi, pembangunan hijau dan berkelanjutan menjadi kunci masa depan Asean. Apalagi pada 2025 kawasan ini menargetkan 23 persen energi terbarukan dan 20 persen kendaraan berbahan bakar listrik.



TITIK NOL IKN-Pemerintah akan menerapkan skema ESG pada proyek pembangunan di IKN./Humas Setkab-Oji



“Asean juga berkomitmen mengembangkan smart cities dan kota yang berkelanjutan,” imbuhnya.

Dalam kesempatan tersebut, Jokowi juga menggunakan kesempatannya untuk mengundang Republik Korea Selatan menjadi mitra dalam membangun Ibu Kota Nusantara melalui investasi, maupun alih teknologi.

Selain kerja sama ekonomi hijau, Jokowi juga menekankan pentingnya stabilitas kawasan Indo-Pasifik. Menurutnya, segala bentuk perbedaan dan rivalitas harus dikelola dengan baik.


Baca juga: Memasarkan Proyek IKN Dalam Kemasan Ekonomi Berkelanjutan


“Asean-RoK harus dapat menjadi mesin utama perdamaian di kawasan,” pungkas Jokowi.

Berburu Investor IKN dengan Kerangka ESG 

Pemerintah akan mendorong penerapan kerangka environmental, social, and governance (ESG) untuk menarik investasi dalam pembangunan infrastruktur, termasuk untuk mega proyek IKN Nusantara.

Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati usai peluncuran ESG Framework and Manual.

Sri Mulyani menjelaskan bahwa kerangka ESG menjadi sangat penting dalam pembangunan infrastruktur karena dapat menjaga keberlangsungan dan manfaat dari sebuah proyek.


Baca juga: Alasan Penyebab Pengembang Ragu Bangun Properti di IKN Nusantara


Aspek itu dapat menjadi daya tarik bagi investor yang menginginkan keamanan dan keberlangsungan dari investasinya.

Implementasi kerangka ESG, menurut Sri Mulyani, akan diterapkan dalam berbagai proyek pembangunan di IKN. Menurutnya, kerangka itu dapat menunjang keinginan Presiden Joko Widodo agar pembangunan IKN mengedepankan aspek hijau.

"Kami akan bersama-sama nanti dengan Kementerian PUPR, yang banyak juga memegang projek IKN saat ini, nanti akan bersama-sama menerapkan [ESG], sehingga dia juga bisa membangun reputasi," katanya, Sabtu (12/11/2022).



Pemerintah pun akan bekerja sama dengan Otorita IKN untuk menarik investor swasta dalam pendanaan mega proyek tersebut. Salah satunya dengan menunjukkan implementasi ESG dalam pembangunannya.

"Jika kita ingin menarik dana dari swasta atau internasional, maka cara strategis adalah memenuhi standar kualitas, termasuk ESG itu," katanya. (Akbar Evandio dan Wibi Pangestu Pratama)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Jaffry Prabu Prakoso

Anda harus login untuk mengomentari artikel ini

Total 0 Komentar

Kembali ke Atas
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.