Lolos Audit Lingkungan, Ini Fakta Menarik Mercedes Benz EQS

Mercedes-Benz menyatakan model EQS baru saja lolos audit lingkungan. Ada sejumlah fakta dan angka menarik terkait dengan keberlanjutan dari sosok mobil listrik ini.

Fatkhul Maskur
Jan 27, 2022 - 2:30 PM
A-
A+
Lolos Audit Lingkungan, Ini Fakta Menarik Mercedes Benz EQS

Sebanyak 287 komponen terbuat dari bahan hemat sumber daya untuk EQS, termasuk bagian-bagian kecil, dengan berat total 82,3 kg. - Mercedes Benz

Bisnis, JAKARTA - Mercedes-Benz menyatakan model EQS baru saja lolos audit lingkungan. Ada sederet fakta dan angka menarik terkait dengan keberlanjutan dari sosok mobil listrik ini.

Audit lingkungan dilakukan oleh penilai independet atas dokumen ekstensif yang dibuat oleh Mercedes Benz setelah melakukan Pemeriksaan Lingkungan 360° alias semua aspek yang berhubungan dengan lingkungan dari model ESQ. 

Pemeriksaan Lingkungan 360° memberikan informasi terperinci tentang konsumsi, emisi, dan penilaian siklus hidup, serta tentang penggunaan bahan baku terbarukan dan daur ulang.

Faktor penting untuk penilaian siklus hidup mobil listrik termasuk produksi baterai tegangan tinggi dan proses pengisian eksternal selama operasi kendaraan. 

Di sini Mercedes-Benz mengasumsikan dua persyaratan dalam perhitungan modelnya: dalam skenario campuran listrik UE, campuran listrik Eropa diperhitungkan untuk pengisian baterai tegangan tinggi; dalam skenario regeneratif.

Di sisi lain, energi terbarukan yang dihasilkan digunakan untuk produksi sel baterai dan untuk proses pengisian dalam fase penggunaan kendaraan. 

Kedua skenario didasarkan pada jarak tempuh 300.000 km untuk EQS.

"Sebagai model pertama berdasarkan arsitektur listrik untuk mobil besar, EQS 450+ (konsumsi energi listrik gabungan WLTP: 19,8-15,7 kWh/100 km; emisi CO2: 0 g/km) kini telah lulus audit validasi," seperti dikutip dalam pernyataan Mercedes Benz, Kamis (27/1/2022). 

Fakta & Angka Menarik

Katoda sel baterai EQS memiliki kandungan kobalt 10 persen.

Komponen EQS yang dibuat secara proporsional dari bahan hemat sumber daya (bahan baku daur ulang dan terbarukan) memiliki berat 80 kilogram.

Dengan angka Cd dari serendah 0,20, EQS saat ini adalah mobil produksi paling aerodinamis di dunia. Dibandingkan dengan mobil listrik yang aerodinamis (gambar Cd 0,23), ini memberikan keunggulan jangkauan empat (siklus WLTP) hingga 5 persen (pengukuran jarak jauh Mercedes).

Atap Pabrik 56, fasilitas produksi EQS, dilengkapi dengan 12.000 modul fotovoltaik. Ini memiliki output maksimum sekitar 5000 kWp dan dengan demikian dapat menutupi sekitar 30 persen dari kebutuhan energi pabrik rata-rata tahunan. Secara keseluruhan, kebutuhan energi Pabrik 56 adalah 25 persen lebih rendah dibandingkan dengan gedung perakitan Mercedes-Benz lainnya.

Sekitar 40 persen dari luas atap Pabrik 56 dihijaukan, dan beton daur ulang digunakan untuk pertama kalinya di gedung utama.

Pada 2022, total delapan seri kendaraan listrik Mercedes-EQ sudah akan diproduksi di tujuh lokasi di tiga benua.

Penutup lantai menggunakan benang baru yang terbuat dari nilon regenerasi. Satu ton benang ini (nama merek ECONYL) menghemat lebih dari 6,5 ton CO2 dibandingkan dengan bahan perawan.

Setelah digunakan di dalam mobil, baterai dapat digunakan kembali: misalnya, dalam sistem penyimpanan energi dari Mercedes-Benz Energy. Bersama dengan mitranya, perusahaan telah membawa tiga sistem penyimpanan skala besar dengan total sekitar 50 MWh energi dari sistem baterai otomotif ke jaringan Jerman. Sistem penyimpanan baterai masa pakai kedua yang pertama terhubung ke jaringan pada Oktober 2016 di Lünen, Westphalia.

Mayoritas pemasok, yang mencapai sekitar 90 persen dari volume pembelian tahunan, hanya ingin memasok suku cadang yang diproduksi secara netral CO2 di masa depan. Mereka telah menyatakan kesediaan mereka untuk melakukannya dalam 'Surat Ambisi'. Paling lambat mulai 2039, hanya bahan produksi yang telah diproduksi dengan dasar netral CO2 di semua tahap penciptaan nilai yang akan diizinkan melalui gerbang pabrik Mercedes-Benz.

Mercedes-Benz mulai menciptakan transparansi dalam rantai pasokan kobalt yang kompleks untuk sel baterai pada tahun 2018. Untuk tujuan ini, lebih dari 183 fasilitas diidentifikasi dan lebih dari 60 audit dilakukan sesuai dengan pedoman OECD (Organization for Economic Co- operasi dan Pengembangan).

Produksi baterai lithium-ion yang sangat kompleks di pabrik Hedelfingen, bagian dari situs Mercedes-Benz di Stuttgart-Untertürkheim, akan bebas CO2 mulai 2022. Sebagai bagian dari kemitraan strategis, Mercedes-Benz juga telah setuju untuk membeli baterai sel diproduksi dengan cara netral CO2, dimulai dengan EQS.

Sejak 2005, Mercedes-Benz telah menerbitkan "360° Environmental Checks" sebagai hasil integrasi sistematis aspek lingkungan ke dalam pengembangan produk sesuai dengan standar ISO/TR 14062.

Editor: Fatkhul Maskur

Anda harus login untuk mengomentari artikel ini

Total 0 Komentar