Maju Mundur 'Suntik Mati' PLTU Batu Bara

Rencana percepatan pensiun dini PLTU batu bara masih terkesan setengah hati meskipun titik tumpu untuk menjalankan program tersebut bisa dibilang sudah makin kuat.

Ibeth Nurbaiti

1 Mar 2023 - 19.22
A-
A+
Maju Mundur 'Suntik Mati' PLTU Batu Bara

Pemandangan PLTU Paiton 1 dan 2 dari sisi perairan utara Probolinggo. Istimewa/PLN

Bisnis, JAKARTA — Rencana 'suntik mati' alias pensiun dini pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) batu bara menjadi salah satu program transisi energi yang diharapkan bisa mempercepat target net zero emission (NZE) yang dipatok pemerintah pada 2060.

Kendati dominasi penggunaan energi fosil masih menjadi salah satu aral percepatan proyek energi baru terbarukan, dengan sangat melimpahnya potensi energi surya, bayu, hidro, bioenergi, panas bumi, hingga laut yang totalnya mencapai 3.686 gigawatt (GW), setidaknya menjadi modal kuat sekaligus titik tumpu bagi Indonesia untuk beralih menggunakan energi yang lebih bersih.

Baca juga: Mencegah Komitmen Pendanaan Hijau Gagal Menetas

Terlebih, Indonesia telah mengamankan komitmen pendanaan dari sejumlah lembaga keuangan dan kemitraan untuk membiayai program transisi energi. Selain melalui skema energy transition mechanism (ETM) yang disokong oleh Bank Pembangunan Asia (ADB), kemitraan JETP turut menjadi opsi pembiayaan murah yang bisa digunakan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Ibeth Nurbaiti
Anda belum memiliki akses untuk melihat konten

Untuk melanjutkannya, silahkan login terlebih dahulu

BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.