Makan Siang Gratis Prabowo-Gibran Bakal Masuk APBN 2025

Makan siang gratis Prabowo-Gibran dipastikan masuk APBN 2025, kendati Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati masih enggan berkomentar lebih jauh.

Redaksi

25 Feb 2024 - 17.39
A-
A+
Makan Siang Gratis Prabowo-Gibran Bakal Masuk APBN 2025

Calon Presiden Nomor Urut 2 Prabowo Subianto bersama Calon Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka./Bloomberg

Bisnis, JAKARTA - Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan program makan siang gratis milik pasangan calon presiden dan wakil presiden Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka masuk dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025. 

Sebagaimana diketahui, proyeksi kebutuhan anggaran tersebut mencapai Rp400 triliun. Meski demikian, Airlangga tidak menyebutkan berapa besaran anggaran yang akan tercantum dalam APBN pertama setelah Jokowi lengser.

“Masuk [program makan siang gratis dalam APBN 2025],” jawab Airlangga ketika ditanya wartawan di kantor Kemenko Perekonomian, Jumat (23/2/2024). 

Sebelumnya, Airlangga mengungkapkan dalam unggahan Instagram pribadinya, bahwa telah membahas persiapan APBN 2025 bersama Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati pada Rabu (21/2/2024). 

Selain membahas mengenai Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF), Airlangga dan Sri Mulyani juga membahas kondisi perekonomian global dan nasional.  

Adapun terkait rencana APBN 2025, Airlangga menyebutkan akan ada pembahasan bersama kabinet pada Senin mendatang. 

“KEM-PPKF sedang dibahas nanti Senin [26/2/2024] akan ada sidang kabinet jadi tunggu saja Senin,” lanjutnya. 

Bukan hanya akan masuk ke APBN 2025, bahkan Prabowo-Gibran yang kini unggul dalam perhitungan suara kabarnya bakal membentuk kementerian baru untuk mengeksekusi program makan siang gratis. 

Berbeda dengan jawaban yang diberikan Sri Mulyani dalam konferensi pers APBN Kita kemarin (22/2/2024), dirinya justru enggan menjawab pertanyaan seputar APBN 2025 termasuk program-program capres yang berpotensi masuk. 

“Untuk berbagai hal lain yang tidak berhubungan dengan APBN 2024 mungkin kami tidak akan memberikan pernyataan atau komentar. Kami akan terus fokus menjalankan APBN 2024, sambil terus mengikuti proses siklus anggaran, termasuk saat ini kami dalam proses audit BPK untuk laporan keuangan 2023,” ungkapnya. 

Calon Presiden RI Prabowo Subianto (kiri) dengan Calon Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka di rumah Prabwo di kawasan Kertanegara, Jakarta Selatan, Jumat (23/2/2024) (ANTARA/Ho-Dok Aminuddin Ma'ruf)

Kementerian Baru

Adapun, Airlangga menyebutkan, nantinnya Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka akan membentuk kementerian baru untuk mengurusi program makan siang dan susu gratis. Menurutnya pembentukan kementerian ini akan dilakukan setelah Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengumumkan hasil Pilpres 2024.

“[Pembentukan kementerian baru] itu masih tunggu keputusan KPU dulu,” kata Airlangga yang juga merupakan Ketua Pengarah Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran, belum lama ini.

Airlangga menyampaikan bahwa program makan siang gratis yang anggaran diperkirakan mencapai Rp400 triliun akan direalisasikan secara bertahap.

Anggaran untuk program ini juga akan masuk dalam Anggaran Penerimaan dan Belanja Negara (APBN) tahun anggaran 2025.

Untuk diketahui, pemerintah saat ini tengah menyusun Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-pokok Kebijakan Fiskal (KEM PPKF) akan menjadi rancangan awal RAPBN untuk tahun anggaran 2025.

Baca Juga : Airlangga Buka Suara Soal Pembentukan Kementerian untuk Makan Siang Gratis 

“[Anggaran makan siang gratis] sudah pasti masuk. PPKF sedang dibahas, nanti Senin akan ada sidang kabinet, jadi tunggu saja Senin,” jelas Airlangga.

Dalam dokumen Visi, Misi, dan Program milik Prabowo-Gibran, tercatat terdapat 8 Program Hasil Terbaik Cepat yang dikawal langsung oleh Presiden dan Wakil Presiden dalam 5 tahun ke depan. 

Makan siang gratis menjadi program paling pertama yang akan dieksekusi oleh Prabowo setelah resmi dilantik sebagai Presiden RI. Prabowo-Gibran akan memberi makan siang dan susu gratis di sekolah dan pesantren, serta bantuan gizi untuk anak balita dan ibu hamil.  

Dia mengatakan kebijakan ini dapat menurunkan stunting yang menjadi masalah konkret dan mendesak yang harus segera ditangani secara langsung dan massal oleh pemerintah untuk memastikan tercapainya kualitas SDM dan kualitas hidup yang baik.  

Makan siang harian ini akan diberikan kepada siswa pra-sekolah, sekolah dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP), sekolah menengah atas (SMA), dan pesantren. 

Baca Juga : Uni Eropa-China Panas Soal Proyek Kereta Cepat 

Bantuan gizi diberikan kepada ibu hamil dan balita di seluruh Indonesia untuk meningkatkan kesehatan dan membantu ekonomi keluarga. 

Sebagai catatan, program ini akan berlangsung secara bertahap dan menargetkan lebih dari 80 juta penerima manfaat dengan cakupan 100% pada 2029. 

Dalam pemberitaan Bisnis sebelumnya, Komandan Tim Kampanye Nasional (TKN) Fanta, Arief Rosyid Hasan memastikan nama kementerian baru akan diungkapkan setelah Prabowo-Gibran dilantik menjadi Presiden dan Wakil Presiden. 

"Pak Prabowo dan Mas Gibran infonya sedang rapat untuk membicarakan ada kementerian atau lembaga yang khusus eksekusi makan siang gratis ini. Nah kalau makan siang gratisnya UMKM dan lain-lainnya sudah pasti akan jalan," kata dia.

Prabowo-Gibran, jelas dia, masih membahas implementasi makan siang dan susu gratis tersebut. Dampak dari program ini pun tengah didiskusikan dengan para pengusaha di Indonesia.(Annasa Rizki Kamalina, Maria Elena)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Rinaldi Azka
Kembali ke Atas
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.