Mal-Mal Baru di Bodetabek saat Terjadi Pergeseran Tren

Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia menyebut akan ada lima pusat perbelanjaan atau mal baru di daerah Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi tahun ini. Di saat yang sama, tingkat kunjungan masih belum maksimal.

Jaffry Prabu Prakoso

24 Feb 2023 - 10.08
A-
A+
Mal-Mal Baru di Bodetabek saat Terjadi Pergeseran Tren

Warga menikmati mal di Jakarta. /Bisnis-Abdurrachman.

Bisnis, JAKARTA – Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) menyebut akan ada lima pusat perbelanjaan atau mal baru di daerah Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Bodetabek) tahun ini. 

"Saya kira akan ada lebih dari lima mal di tahun ini di Bodetabek," ujar Ketua Umum APPBI Alphonzus Widjaja kepada awak media, Kamis (23/2/2023).

Dia menyebut, terdapat sejumlah proyek kerja sama pembangunan mal di wilayah Bodetabek, seperti kerja sama Sinarmas Land dengan Kawan Lama untuk membangun pusat perbelanjaan di kota wisata Bogor. Kemudian, Sinarmas Land juga bekerja sama dengan AEON untuk membangun pusat perbelanjaan di Deltamas, Bekasi.

"Kemudian Pakuwon sedang membangun mal di Bekasi, Bintaro juga sedang melakukan perluasan. Jadi akan banyak ada pembangunan mal di Bodetabek, bukan Jakarta," kata Alphonzus.

Menurutnya, pembangunan mal baru akan lebih banyak berada di daerah-daerah penyangga ibukota. Sebab, pembangunan mal baru di wilayah Jakarta sudah tidak memungkinkan bagi pengusaha. 

"Karena kan tanahnya sudah mahal sekali jadi pembangunan lebih banyak di Bodetabek di daerah-daerah penyangga ibukota. Pembangunan mal itu bisa 2-3 tahun prosesnya," katanya.

Saat ini, imbuhnya, memang masih ada pembangunan mal di Jakarta, tetapi belum akan selesai dalam waktu dekat.

Dia mengungkapkan, pembangunan mal di Jakarta biasanya berbentuk superblock, yakni digabung dengan apartemen, hotel, perkantoran, dan lainnya atau berbentuk mixed-use

Baca juga: Persaingan Kian Ketat di Tengah Pemulihan, Mal Perang Inovasi

Sementara itu, dalam laporan Colliers kuartal IV/2022, ada dua proyek pusat perbelanjaan yang masih dalam tahap konstruksi, yaitu Lippo Mal East Side (within Holland Village) di Cempaka Putih dengan luas 44.000 meter persegi. Proyek garapan PT Lippo Karawaci Tbk. (LPKR) ini rencananya hadir pada 2023. 

Selain itu, ada juga proyek Menara Jakarta Shopping Mall di Kemayoran seluas 90.360 meter persegi yang digarap Agung Sedayu Permai dan estimasi penyelesaian pada 2024.

Adapun, pembangunan di luar Jakarta yang akan hadir pada 2023 selain Aeon Mall di Bekasi, yaitu Omotesando Lifestyle Mall (Embarcadero) di Bintaro, Tangerang. Ini digarap oleh Lippo Karawaci Tbk, Bintaro Xchange 2 di Bintaro oleh Bintaro Jaya dan Pakuwon Mall Bekasi di Bekasi oleh Pakuwon Group. 

Agar Ramai Pengunjung

Sejumlah pusat perbelanjaan di pusat Jakarta diketahui masih mengalami keterpurukan akibat pergeseran tren ritel pascapandemi dan kehadiran e-commerce.

Senior Research Advisor Knight Frank Indonesia Syarifah Syaukat mengatakan bahwa kondisi pergeseran tren ini perlu diatasi dengan inovasi ruang dan perombakan konsep mal. 

"Saat ini lifestyle mali dan juga alfresco retail space menjadi beberapa tren baru pada modern ritel yang mendapat respons positif dari konsumen. Inovasi ruang diperlukan untuk terus bertahan dalam industri ini," kata Syarifah kepada Bisnis, Sabtu (11/2/2023). 

Baca juga: Menguak Penyebab Marak Gerai Ritel Modern di Mal Berguguran

Lifesyle mall adalah tempat yang menjadi tujuan serbaguna berskala besar. Tak hanya memenuhi kebutuhan dan keinginan pengunjung, pengelola mal perlu menawarkan layanan hiburan yang berbeda.

Saat ini, mal harus bisa menyediakan wadah yang menggabungkan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat seperti fasilitas rekreasi yang mencakup restoran, bioskop, layanan medis, hingga fasilitas hiburan. 

Orientasi desain pun perlu diperhatikan sebagai ikonik yang dapat memikat pengunjung. Dalam hal ini termasuk infrastruktur modern, air mancur yang indah, hingga set furnitur. Artinya, tidak hanya cocok untuk berbelanja, tetapi juga cocok untuk hangout dan pertemuan santai.

Sedangkan, konsep alfresco umumnya merupakan ruang ritel yang menawarkan layanan resto food & beverage (FnB) dengan konsep outdoor atau di luar ruangan. Alfresco semakin populer karena restoran dinilai dapat menghindari penyebaran airborne virus yang dikhawatirkan selama pandemi.

Konsep ini juga berhasil memadukan stand alone retail dan foodcourt sehingga dapat dinikmati masyarakat. Tak hanya untuk F&B, konsep ini juga dapat diterapkan di area komersial untuk produk fashion hingga beauty. Salah satu contoh di Jakarta yaitu Chillax, Sudirman besutan Keppel Land. 

Syarifah memperkirakan secara umum pascapencabutan PPKM, akan ada peningkatan traffic pengunjung di pusat perbelanjaan. Ini dengan asumsi kapasitas tidak lagi dibatasi dan berlaku. 

Kondisi di pusat perbelanjaan Plaza Semanggi, Jakarta yang sepi penyewa dan pengunjung, Minggu (8/1/2023). BISNIS/Afiffah Rahmah Nurdifa. 

Apalagi, dia melihat masih ada beberapa pusat perbelanjaan yang cenderung menahan kenaikan harga sewa guna meningkatkan permintaan okupansi dari para tenant meski tak menutup kemungkinan akan ada kenaikan jika pasokan mulai terbatas. 

"Namun, saat ini diindikasikan adanya peningkatan service charge pada beberapa pusat perbelanjaan karena meningkatnya biaya maintenance listrik, air bersih, dan lain-lain," tuturnya.

Sebagai informasi, sepinya mal di pusat Jakarta seperti Plaza Semanggi, Ratu Plaza, Mal Blok M, maupun Poins Square disebabkan penerapan jenis ritel strata title

Artinya, para tenant telah membeli ruang ritel tersebut dalam jangka waktu tertentu sehingga penggunaannya diserahkan kepada penjual, bukan lagi dikelola pengelola mal. (Indra Gunawan/Afiffah Rahmah Nurdifa)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Jaffry Prabu Prakoso

Anda harus login untuk mengomentari artikel ini

Total 0 Komentar

Kembali ke Atas
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.