Manggarai Hanya Digunakan untuk Mudik Lokal pada Lebaran 2024

Stasiun Manggarai menjadi salah satu lokasi yang disiapkan untuk melayani pemudik lokal. Akan tetapi tidak untuk yang jarak jauh.

Lorenzo Anugrah Mahardhika

1 Apr 2024 - 17.48
A-
A+
Manggarai Hanya Digunakan untuk Mudik Lokal pada Lebaran 2024

Penumpang memadati Stasiun Manggarai pada jam sibuk. Bisnis/Arief Hermawan

Bisnis, JAKARTA – Isu Stasiun Manggarai yang disebut akan menjadi salah satu lokasi pemberangkatan kereta api saat mudik Lebaran 2024 belum tersampaikan sempurna.

Juru Bicara Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Adita Irawati mengatakan bahwa Stasiun Manggarai tidak menjadi salah satu titik pemberangkatan dan kedatangan untuk kereta api jarak jauh pada musim mudik Lebaran 2024.

“Stasiun Manggarai untuk yang mudik lokal saja di daerah aglomerasi Jabodetabek, seperti adanya sekarang,” katanya saat dikonfirmasi, Minggu (31/3/2024).

Baca juga: Atur Aktivitas Permainan Balon Udara Selama Mudik Lebaran

Adita menjelaskan bahwa Stasiun Manggarai menjadi salah satu lokasi yang disiapkan untuk melayani pemudik lokal. Ini karena potensi pergerakan masyarakat di dalam daerah Jabodetabek yang masih cukup tinggi selama periode Lebaran.

Sementara itu, Direktur Angkutan Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Tatan Rustandi menuturkan bahwa diperkirakan sebanyak 28,4 juta orang di Jabodetabek akan melakukan pergerakan internal, baik yang akan melakukan pergerakan dalam kota maupun pergerakan ke luar kota pada Lebaran 2024.

“Pergerakan ini baik untuk keperluan mudik maupun berwisata di hari libur nasional,” jelas Tatan dalam keterangan resminya.



PT Jasa Marga (Persero) Tbk. (JSMR) memprediksi jumlah kendaraan yang keluar wilayah Jabotabek pada periode arus mudik Lebaran 311 April 2024 bakal tembus 1,86 juta kendaraan atau naik hingga 54,13% dari kondisi lalu lintas normal. 

Corporate Communication & Community Development Group Head Jasa Marga Lisye Octaviana menuturkan bahwa distribusi lalu lintas keluar wilayah Jabotabek di periode tersebut mayoritas menuju ke arah Timur (Trans Jawa dan Bandung) sebesar 58,4%, ke arah Barat (Merak) sebesar 22,9%, dan ke arah Selatan (Puncak) sebesar 18,8%. 

Baca juga: Kemenhub Sebut Stasiun Manggarai Digunakan untuk Keberangkatan Mudik Lokal

Sementara itu, prediksi jumlah kendaraan yang masuk ke wilayah Jabotabek pada periode arus balik, yakni 10–18 April 2024 sebesar 1,92 juta kendaraan, naik hingga 60,55% dibandingkan periode normal dan naik 4,19% dibandingkan periode Lebaran 2023.  

Distribusi lalu lintas masuk ke wilayah Jabotabek di periode tersebut adalah mayoritas dari arah Timur (Trans Jawa dan Bandung) sebesar 56,5%, dari arah Barat (Merak) sebesar 23,6%, dan dari arah Selatan (Puncak) sebesar 19,9%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Jaffry Prabu Prakoso

Anda harus login untuk mengomentari artikel ini

Total 0 Komentar

Kembali ke Atas
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.