Manuver Ciputra (CTRA) Tambah Proyek Baru CitraGarden Bintaro

PT Ciputra Development Tbk (CTRA) kembali berekspansi membangun proyek anyar yakni CitraGarden Bintaro di Ciputat Tangerang Selatan seluas 28 hektare. CitraGarden Bintaro ini menjadi proyek baru ketiga yang diluncurkan di tahun ini. CTRA menaikkan target marketing sales di tahun 2023 Rp9,8 triliun.

Yanita Petriella

16 Sep 2023 - 11.30
A-
A+
Manuver Ciputra (CTRA) Tambah Proyek Baru CitraGarden Bintaro

Ciputra Group jalin kerjasama 15 perbankan pada Jumat (15/9/2023) dalam memberikan kemudahan pembiayaan konsumen di proyek CitraGarden Bintaro. /dok. CTRA.

Bisnis, JAKARTA – PT Ciputra Development Tbk (CTRA) kembali berekspansi membangun proyek anyar yakni CitraGarden Bintaro di Ciputat Tangerang Selatan. CitraGarden Bintaro yang akan dibangun di atas lahan seluas 28 hektare ini merupakan proyek ketiga yang telah diluncurkan pada tahun ini.

Adapun sebelumnya emiten berkode CTRA ini telah meluncurkan CitraGarden Serpong di Cisauk dan Citra City Sentul. Selain tiga proyek yang telah diluncurkan, Ciputra juga akan membangun 1 proyek baru yakni CitraLand Sampali Kota Deli Megapolitan di Medan pada tahun ini.

Proyek baru CitraGarden Bintaro ini turut memperkuat portofolio CTRA di koridor Tangerang yang saat ini telah ada Citra Raya Tangerang, Citra Maja Raja, dan CitraGarden Serpong.

Direktur Ciputra Group Naraya Ciputra Sastrawinata mengatakan Bintaro dipilih menjadi wilayah ekspansi perusahaan karena potensinya yang sangat menjanjikan selain memang dilengkapi infrastruktur konektivitas.

Kawasan hunian CitraGarden Bintaro mengusung konsep tropical haven di Bintaro dimana menghadirkan kesegaran di tengah hiruk-pikuk perkotaan dengan banyak area hijau terbuka yang memiliki pohon iklim tropis. Dalam pembangunan CitraGarden Bintaro, Ciputra memadukan botanical garden yang menjadi kesatuan dengan eco culture.

“Rencananya, grand launching proyek CitraGarden Bintaro akan dilakukan pada 26 September 2023,” ujarnya kepada Bisnis, Sabtu (16/9/2023).

Pada tahap awal, Ciputra akan membangun 2 klaster hunian di CitraGarden Bintaro yakni Alstonia dan Bischofia. Hunian tersebut dibangun di atas lahan yang berukuran 60 meter persegi hingga 120 meter persegi dengan ukuran bangunan dari 37 meter persegi hingga 163 meter persegi.

Kedua klaster pertama di CitraGarden Bintaro mengusung desain modern european yang timeless ditambah dengan attic sebagai ruang serbaguna tambahan.

“Tipe unit rumah mulai dari 1 lantai, 1,5 lantai, hingga 2,5 lantai, dilengkapi dengan kecanggihan smart home system yang terintegrasi pada ruang yang tersedia,” katanya.

Baca Juga: Taktik Jitu Ciputra (CTRA) Pertahankan Kinerja Positif di 2023


Naraya menambahkan untuk mempermudah cara pembayaran setiap pembelinya, CitraGarden Bintaro menjalin partnership dengan berbagai perbankan di Tanah Air. Pada Jumat (15/9/2023). Ciputra menandatangani Perjanjian Kerja Sama proyek CitraGarden Bintaro dengan 15 partner perbankan. Hal ini menunjukkan keseriusan Ciputra Group dalam mengembangkan propertinya, tak hanya kenyamanan dalam mendapatkan informasi tetapi juga kemudahan dalam cara pembayaran.

“Diharapkan setiap pembeli dapat memperoleh kenyamanan dalam bertransaksi dan sebagai alternatif cara pembayaran. Bank partner kami, BCA, BNI, BRI, BTN, CCB, CIMB Niaga, Danamon, ICBC, Mandiri, Maybank, Nobu Bank, OCBC NISP, Panin Bank, Permata Bank, UOB,” tuturnya.

CitraGarden Bintaro sebuah perumahan yang berada di lokasi yang strategis, dengan berbagai fasilitas sekitar  sekolah, rumah sakit, pusat komersial, dan perguruan tinggi. Nantinya, di kawasan ini akan dibangun clubhouse yang lengkap dengan kolam renang, gym, taman bermain khusus anak-anak, lapangan serbaguna untuk bermain basket dan tenis, serta BBQ area sebagai sarana untuk menunjang aktivitas fisik dan sosial penghuni.

Adapun lokasi CitraGarden Bintaro dekat dengan Tol Ulujami – Serpong atau Jakarta – Serpong yang menghubungkan kawasan Tangerang Selatan dengan Jakarta.

“Lokasi ini juga dekat dengan transportasi publik seperti stasiun KRL Jurangmangu dalam waktu 10 menit,” ucap Naraya. 

Untuk diketahui, CTRA menaikkan target pendapatan pra penjualan atau marketing sales sepanjang tahun 2023 menjadi sebesar Rp9,8 triliun. Pada awalnya, CTRA mematok target marketing sales di tahun ini sebesar Rp8,9 triliun. Kenaikan target marketing sales tersebut meningkat sebesar 19 persen dari pencapaian marketing sales tahun 2022 yang sebesar Rp8,2 triliun. 

Kenaikan target marketing sales di tahun ini sejalan dengan ekspansi strategis Ciputra di berbagai kota di Indonesia, terutama dalam pengembangan dan penjualan proyek perumahan dengan konsep township. Hingga semester 1 tahun 2023, CTRA telah membukukan realisasi pendapatan marketing sales senilai Rp5,1 triliun. 



Prospek Kawasan Tangerang

Sementara itu, Head of Research Jones Lang Lasalle (JLL) Indonesia Yunus Karim berpendapat kawasan Tangerang merupakan salah satu wilayah yang paling diminati pembeli dan pengembang properti. Menurutnya, hunian yang diminati konsumen yang memiliki akses tol, akses transportasi umum seperti commuter line dan mass rapid transit (MRT), serta kelengkapan fasilitas penunjang dalam kawasan menjadi daya tarik utama bagi para pembeli rumah tapak. 

“Kawasan koridor barat Jakarta, Tangerang, cenderung sudah established dibandingkan dengan kawasan lainnya. Fasilitas dari tol maupun public transportation yang sudah memadai di daerah tersebut. Mengapa diminati oleh pengembang? Karena banyak konsumen yang memiliki minat terhadap area tersebut,” ujarnya.

Baca Juga: Tren Permintaan Rumah Harga Lebih dari Rp1 Miliar Berkibar 


Selain itu, pengembang di Tangerang menawarkan konsep hunian township yang diminati pasar. Kawasan township ini menyediakan berbagai fasilitas penunjang seperti rumah sakit, sekolah, dan pusat perbelanjaan modern yang membuat para penghuni township lebih nyaman sehingga membuat kawasan tersebut diminati banyak pembeli.

“Karena memang ketersediaan fasilitas, kelengkapan fasilitas sebagai sebuah kota mandiri, itu menjadi hal yang dipertimbangkan oleh pembeli. Karena pembeli sudah tahu kalau mau belanja harus ke mana, kemudian sekolahnya akan ke mana, hospital, tempat ibadah atau mungkin dengan community-nya. Itulah menjadi salah satu hal yang memang akhirnya membuat para pembeli menjadikan township lebih menarik dibandingkan lainnya,” katanya.

Menurut Yunus, lokasi township biasanya terletak di kawasan strategis, yaitu wilayah yang dekat dengan jalan tol maupun transportasi publik sehinggadapat memudahkan akses perjalanan dari tempat tinggal ke tempat kerja.

“Ditambah lagi apabila township tersebut memiliki fleksibilitas seperti jalan tol, kemudian public transportation yang memadai untuk dapat membuat atau memudahkan perpindahan dari tempat tinggal mereka menuju tempat kerja. Daerah yang diminati adalah ke arah Tangerang salah satunya memiliki aksesibilitas yang bagus,” ucapnya.

Yunus mencatat setidaknya terdapat 49 proyek township dengan luas sekitar 47.000 hektare yang mengepung Jabodetabek.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Yanita Petriella

Anda harus login untuk mengomentari artikel ini

Total 0 Komentar

Kembali ke Atas
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.