Manuver Pemda Menaikkan Harga LPG 3 Kg Berisiko

Kebijakan pemda yang menaikkan HET LPG 3 Kg tersebut akan membebani masyarakat karena secara otomatis akan menaikkan harga jual eceran (HJE), yang dikhawatirkan akan mendorong kenaikan harga komoditas lainnya. Dampak lanjutannya, kenaikan HJE LPG 3 Kg dikhatirkan bakal mengerek laju inflasi.

Ibeth Nurbaiti
Aug 3, 2022 - 5:00 PM
A-
A+
Manuver Pemda Menaikkan Harga LPG 3 Kg Berisiko

Buruh pelabuhan memindahkan tabung gas LPG 3 kilogram untuk dikirim ke pulau-pulau disekitar Makassar di Pelabuhan Paotere, Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat (29/7/2022). PT Pertamina Patra Niaga mengatakan hingga Juni 2022 menyalurkan bahan bakar gas atau liquid petroleum gas (LPG) 3 kilogram sudah mencapai 93 persen dari kuota yang ditetapkan pada tahun ini. Di sisi lain, konsumsi LPG non subsidi hanya mencapai 7 persen. Bisnis/Paulus Tandi Bone

Bisnis, JAKARTA — Manuver sejumlah pemerintah daerah yang menaikkan harga eceran tertinggi (HET) liquified petroleum gas atau LPG bersubsidi 3 kilogram patut dipertanyakan, mengingat pemerintah pusat tidak melakukan perubahan harga bahan bakar tersebut.

Apalagi, kebijakan pemda yang menaikkan HET LPG 3 Kg tersebut akan membebani masyarakat karena secara otomatis akan menaikkan harga jual eceran (HJE), yang dikhawatirkan akan mendorong kenaikan harga komoditas lainnya. Dampak lanjutannya, kenaikan HJE LPG 3 Kg akan mengerek laju inflasi pada semester kedua tahun ini.

Baca juga: Rencana Kenaikan Harga LPG 3 Kg Mencuat, Skema Subsidi Disiapkan

Sebagai gambaran, tingkat inflasi Juli 2022 tercatat mencapai 4,94 persen (year-on-year/YoY) dan menjadi yang tertinggi sejak Oktober 2015. Inflasi terus meningkat, bahkan ketika pemerintah sudah menaikkan outlook inflasi tahun ini ke rentang 3,5 persen hingga 4,5 persen.

Editor: Ibeth Nurbaiti
Anda belum memiliki akses untuk melihat konten

Untuk melanjutkannya, silahkan Login Di Sini