Mau Mendaftarkan HAKI? Berikut Cara Mengurus HAKI untuk UMKM

Hak Kekayaan Intelektual atau HAKI memiliki banyak manfaat bagi pelaku usaha, termasuk UMKM. Oleh karena itu, penting bagi UMKM untuk mendaftarkan hak kekayaan intelektual yang dimilikinya.

Redaksi

3 Jun 2024 - 17.32
A-
A+
Mau Mendaftarkan HAKI? Berikut Cara Mengurus HAKI untuk UMKM

Ilustrasi hak kekayaan intelektual. Sumber: Canva

Bisnis, JAKARTA — Hak Kekayaan Intelektual atau HAKI adalah suatu hal yang harus dimiliki oleh UMKM saat menjalankan bisnis. Pasalnya, HAKI dapat memberikan perlindungan terhadap kemungkinan pemalsuan dan pembajakan.

Selain itu, kepemilikan sertifikat HAKI juga memungkinkan pengusaha untuk mencari pinjaman utang untuk menambah modal.

Melansir laman Accurate.id, mendaftarkan HAKI memiliki beragam manfaat dan keuntungan, yang antara lain adalah sebagai berikut.

Perlindungan Hukum

Mendaftarkan HAKI memberikan perlindungan hukum yang lebih kuat terhadap penggunaan yang tidak sah atau penyalahgunaan merek oleh pihak lain.

Apabila telah mendaftarkan HAKI, maka pelaku usaha memiliki hak eksklusif untuk memanfaatkannya dalam hal yang berkaitan dengan produk atau jasa yang terdaftar, serta dapat mengambil tindakan hukum terhadap pihak-pihak yang mencoba menyalahgunakannya.

Meningkatkan Nilai Bisnis

Hak Kekayaan Intelektual merupakan aset berharga yang dapat meningkatkan nilai perusahaan dalam hal penjualan, investasi, atau penggabungan dengan perusahaan lain.

Dalam hal merek, merek yang dikenal dan dilindungi hukum juga dapat membantu membangun citra yang kuat dan kepercayaan konsumen, yang pada gilirannya dapat meningkatkan permintaan dan loyalitas konsumen.

Keamanan Internasional

Memiliki HAKI dapat memberikan perlindungan di tingkat internasional. Misalnya, melalui proses Pendaftaran Merek Internasional, pelaku usaha dapat memperoleh perlindungan merek di berbagai negara dengan lebih mudah dan efisien.

Keterpisahan dan Transfer Hak

Memiliki HAKI berarti memiliki hak yang dapat dipisahkan dan ditransfer. Pelaku usaha dapat menjual, menyewakan, atau memberikan lisensi penggunaan merek HAKI-nya kepada pihak lain. Hak ini memberikan fleksibilitas dalam mengelola aset merek dagang dan dapat menjadi sumber pendapatan tambahan.

 

Cara Mendaftarkan HAKI 

Berdasarkan laman Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI), pendaftaran HAKI bisa dilakukan secara daring (online). Jangan lupa menyiapkan sejumlah dokumen pendukung dalam bentuk file. Adapun tata cara atau prosedur pendaftaran merek adalah sebagai berikut:

Persyaratan:

1.            Etiket/Label Merek

2.            Tanda Tangan Pemohon

3.            Surat Rekomendasi UKM Binaan atau Surat Keterangan UKM Binaan Dinas (Asli) - Untuk Pemohon Usaha Mikro dan Usaha Kecil (Unduh Surat Edaran UMK)

4.            Surat Pernyataan UMK Bermaterai - Untuk Pemohon Usaha Mikro dan Usaha Kecil (Unduh Contoh Surat Pernyataan UMK).

 

Langkah-langkah pendaftaran

Sumber: djki.go.id

1.            Registrasi akun di merek.dgip.go.id

2.            Klik (+) untuk membuat permohonan baru

3.            Isi seluruh formulir yang tersedia

4.            Unggah data pendukung yang tersedia

5.            Pesan kode billing dengan mengisi tipe, jenis dan pilihan kelas

6.            Lakukan pembayaran sesuai tagihan dalam aplikasi SIMPAKI

7.            Jika semua sudah dirasa benar, klik 'selesai'

8.            Permohonan kamu sudah diterima

 

Biaya:

Umum  : Rp1.800.000/kelas

UMK  : Rp500.000/kelas

 

(Reporter: Muhammad Fauzan)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Emanuel Berkah Caesario

Anda harus login untuk mengomentari artikel ini

Total 0 Komentar

Kembali ke Atas
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.