Free

Memahami Lebih Dekat: Apa Itu NAV dalam Reksa Dana?

Nilai Aktiva Bersih atau Net Asset Value (NAV) dalam reksadana mencerminkan nilai total aset dikurangi kewajiban per unit, berfungsi sebagai harga patokan, dan mencerminkan kinerja reksadana, membantu investor membuat keputusan investasi yang lebih terinformasi.

Redaksi

3 Feb 2024 - 16.24
A-
A+
Memahami Lebih Dekat: Apa Itu NAV dalam Reksa Dana?

Ilustrasi reksa dana. Sumber: Canva

Bisnis, JAKARTA — Nilai Aktiva Bersih atau Net Asset Value (NAV) menjadi salah satu konsep kunci dalam investasi reksa dana.

NAV menggambarkan nilai total seluruh aset dari suatu reksa dana pada suatu titik waktu tertentu. Berikut penjelasan mendalam mengenai apa itu NAV dan peran pentingnya dalam konteks reksa dana:

1. Definisi NAV:

NAV merupakan jumlah nilai semua aset yang dimiliki oleh reksa dana dikurangi total nilai kewajiban. Dinyatakan per unit, NAV menggambarkan nilai bersih setiap unit penyertaan reksa dana.

2. Perhitungan NAV:

NAV dihitung dengan membagi nilai total aset dikurangi kewajiban oleh jumlah unit penyertaan yang beredar. Rumusnya: NAV = (Nilai Aset - Kewajiban) / Jumlah Unit Penyertaan.

Baca Juga:

Menebak Arah Saham GOTO Usai TikTok Resmi Beli Tokopedia

Modal Tebal INTP Arungi 2024

Prospek PANI Usai Sukses Rebut Takhta Emiten Properti Terbesar

Sederet Penopang Akselerasi Laju ACES

Prediksi Penjualan ORI025, Lebih Cuan Jelang Turun Suku Bunga

Alarm untuk Saham Astra (ASII) Akibat Masuknya Mobil Listrik BYD

Menakar Daya Tarik Emiten Motor Listrik di Lantai Bursa

3. Fungsi sebagai Harga Patokan:

NAV juga berperan sebagai harga patokan atau nilai tunai per unit. Saat investor membeli atau menjual unit reksa dana, transaksi dilakukan berdasarkan NAV per unit pada saat tersebut.

4. Reflective of Performa Reksa dana:

Kenaikan atau penurunan NAV mencerminkan performa reksa dana. Kenaikan NAV mengindikasikan pertumbuhan nilai investasi, sementara penurunan NAV mencerminkan sebaliknya.

5. Pengaruh Arus Kas:

Arus kas, seperti dividen atau bunga, dapat memengaruhi NAV. Pendapatan yang diperoleh reksa dana atau biaya yang dikeluarkan akan tercermin dalam perubahan NAV.

6. Pengaruh Pembelian dan Penjualan:

Saat investor membeli unit reksa dana, mereka memperolehnya dengan harga NAV saat itu. Begitu juga saat menjual, harga penjualan didasarkan pada NAV. Transparansi inilah yang menjadi keunggulan reksa dana.


7. Penggunaan NAV dalam Perdagangan:

Meski diperdagangkan sepanjang hari, harga reksa dana di bursa cenderung mendekati NAV. Investor dapat memantau NAV untuk membuat keputusan investasi yang lebih baik.

8. Identifikasi Kinerja Reksa dana:

Dengan melihat perubahan NAV dari waktu ke waktu, investor dapat mengevaluasi kinerja reksa dana dan membandingkannya dengan benchmark atau indeks pasar.

9. Keterbatasan NAV:

Penting diingat bahwa NAV tidak mencerminkan biaya transaksi atau beban penjualan. Investor perlu memperhitungkan faktor ini untuk mendapatkan gambaran yang lebih akurat.

 

Pemahaman yang baik mengenai NAV membantu investor membuat keputusan yang lebih terinformasi dalam melakukan investasi reksa dana. Melalui pemantauan NAV, investor dapat mengelola portofolio mereka dengan lebih efektif dan memahami sejauh mana performa investasi mereka.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Emanuel Berkah Caesario

Anda harus login untuk mengomentari artikel ini

Total 0 Komentar

Kembali ke Atas
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.