Memahami Perbedaan Saham Blue Chip dan LQ45

Meskipun saham-saham blue chip dan saham-saham anggota LQ45 sering dianggap sebagai saham unggulan, terdapat perbedaan mendasar antara keduanya.

Redaksi

20 Nov 2023 - 19.59
A-
A+
Memahami Perbedaan Saham Blue Chip dan LQ45

Karyawan memantau pergerakan saham di salah satu perusahaan sekuritas di Jakarta, Rabu (4/10/2023). Bisnis/Arief Hermawan P

Bisnis, JAKARTA — Pasar modal Indonesia menyuguhkan berbagai jenis saham yang dapat menjadi pilihan bagi para investor. Dua kategori saham yang sering menjadi sorotan adalah saham blue chip dan saham yang masuk dalam daftar LQ45.

Meskipun keduanya sering dianggap sebagai saham unggulan, terdapat perbedaan mendasar antara keduanya.

 

Saham Blue chip: Stabilitas dan Performa Teruji

Saham blue chip mengacu pada saham-saham dari perusahaan besar, mapan, dan telah terbukti memiliki stabilitas dalam kinerja mereka. Karakteristik utama dari saham blue chip adalah likuiditas yang tinggi, kapitalisasi pasar yang besar, dan track record yang kuat dalam membayar dividen.

Investor seringkali melirik saham blue chip karena dianggap sebagai investasi yang relatif aman. Perusahaan-perusahaan ini biasanya sudah mapan di industri mereka dan memiliki bisnis yang beragam. Saham-saham ini sering dianggap sebagai tempat yang relatif aman dalam menghadapi volatilitas pasar.

Baca Juga:

Hitung-hitungan Peluang Window Dressing di Akhir 2023

Melirik Potensi Cuan Emiten Penghuni Indeks MSCI

Adu Kinerja 5 Tahun Emiten Telko TLKM, EXCL, & ISAT

Persaingan Sengit Mengejar Laba ala GOTO vs GRAB

Langkah Hati-Hati Ekspansi Grup Astra

 

Saham LQ45: Indeks Saham yang Mengukur Kinerja Pasar

LQ45 merupakan indeks pasar saham yang mencakup 45 saham dengan likuiditas tinggi dan kapitalisasi pasar besar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Saham-saham yang masuk dalam LQ45 dijamin memiliki likuiditas yang cukup tinggi, sehingga investor dapat melakukan jual beli dengan relatif mudah.

Keanggotaan dalam LQ45 dapat berubah seiring waktu, tergantung pada performa saham-saham yang masuk dalam indeks ini. Dalam LQ45, kita bisa menemukan saham-saham dari berbagai sektor, mencerminkan keragaman industri di pasar modal Indonesia.

 

Perbedaan Utama: Fokus dan Komposisi

Perbedaan utama antara saham blue chip dan saham LQ45 terletak pada fokus dan komposisi keduanya. Saham blue chip lebih bersifat individual, menyoroti kinerja perusahaan tertentu yang telah terbukti kuat dan stabil.

Di sisi lain, LQ45 lebih mencerminkan kinerja pasar secara umum, dengan menggambarkan performa kolektif dari 45 saham yang masuk dalam indeks tersebut.

 

Bagi para investor, pemahaman perbedaan antara saham blue chip dan saham LQ45 adalah kunci dalam membuat keputusan investasi yang cerdas. Saham blue chip menawarkan stabilitas individual, sementara LQ45 memberikan gambaran lebih luas tentang dinamika pasar saham secara keseluruhan.

Dalam membangun portofolio, investor sering mempertimbangkan kombinasi dari keduanya sesuai dengan tujuan dan toleransi risiko masing-masing.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Emanuel Berkah Caesario

Anda harus login untuk mengomentari artikel ini

Total 0 Komentar

Kembali ke Atas
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.