Membandingkan Rapor Kinerja Bank-bank Syariah per September 2023

Kinerja keuangan perbankan syariah sepanjang 9 bulan tahun ini cukup solid dengan tingkat pertumbuhan yang tinggi, meski masih ada yang rugi.

Fahmi Ahmad Burhan

5 Nov 2023 - 13.57
A-
A+
Membandingkan Rapor Kinerja Bank-bank Syariah per September 2023

Ilustrasi perbankan syariah. Sumber: Canva

Bisnis, JAKARTA — Nasib kinerja keuangan bank-bank syariah pada 9 bulan tahun ini tampaknya tidak seragam. Beberapa bank mampu menorehkan pertumbuhan laba yang menggembirakan, tetapi yang lain justru masih rugi.

Berdasarkan laporan keuangannya, bank syariah tertua di Indonesia yakni PT Bank Muamalat Indonesia Tbk. telah meraup laba bersih Rp52,36 miliar pada kuartal III/2023, tumbuh 65,6% secara tahunan (year-on-year/ YoY).

Direktur Utama Bank Muamalat, Indra Falatehan, mengatakan bahwa peningkatan laba tersebut salah satunya didorong oleh pendapatan komisi yang tumbuh double digit atau 20,8% YoY.

"Tentu saja ini adalah hal yang menggembirakan dan merupakan bagian dari rencana Bank Muamalat menuju pertumbuhan bisnis yang sehat serta profit berkesinambungan,” ujarnya dalam keterangan tertulis beberapa waktu lalu.

Kemudian, bank syariah terbesar di Indonesia hasil gabungan Bank BRI Syariah (BRIS), Bank Syariah Mandiri, dan Bank BNI Syariah yakni PT Bank Syariah Indonesia Tbk. atau BSI (BRIS) juga mencatatkan kinerja laba yang moncer pada kuartal III/2023.

Anak usaha PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) ini telah meraup laba bersih Rp4,2 triliun pada kuartal III/2023, naik 31,04% YoY.

Baca Juga:

Siasat Bank Menjaring Laba Andalkan Komisi

Menilik Potensi Saham Bank Jumbo Usai Bukukan Laba Gemuk

Ikhtiar Bank Besar Pertahankan Bantalan Tebal Risiko Kredit

Warna-warni Kinerja Bank Digital di Tengah Bunga Acuan Tinggi

OJK Jamin Ketahanan Modal Bank Mini di Tengah Suku Bunga Tinggi

Sama seperti Bank Muamalat, Direktur Utama BSI, Hery Gunardi, mengatakan bahwa kinerja positif laba BRIS didorong oleh pendapatan berbasis komisi yang tumbuh 12,44%. Selain itu, bank juga bisa mengendalikan biaya dana (cost of fund) di tengah tantangan likuiditas.

“Pengendalian cost of fund di tantangan likuiditas yang mengetat, di mana suku bunga acuan meningkat, sehingga tentunya time deposit interest meningkat, tapi kita bisa menjaga cost of fund. Meskipun tetap mengalami pertumbuhan, tapi memang tidak sebesar di industri,” ujarnya dalam paparan kinerja kuartal III/2023 pada Selasa (31/10/2023).


Bank syariah lainnya PT Bank Panin Dubai Syariah Tbk. (PNBS) membukukan laba bersih sepanjang kuartal III/2023 mencapai Rp215,47 miliar, tumbuh 27,49% YoY.

Lalu, PT Bank BCA Syariah mencatatkan kinerja laba yang tumbuh 56,99% YoY menjadi Rp118,89 miliar pada kuartal III/2023. Laba PT Bank KB Bukopin Syariah juga berkinerja moncer, naik 23,8% YoY menjadi Rp11,75 miliar pada periode sembilan bulan tahun ini.

Bahkan, PT Bank Victoria Syariah mencatatkan kinerja laba melesat, naik hampir 17 kali lipat atau 1.586,49% YoY menjadi Rp23,1 miliar pada kuartal III/2023.

 

LESU

Akan tetapi, ada sejumlah bank syariah berkinerja lesu pada kuartal III/2023. Laba PT Bank Mega Syariah misalnya turun 2,21% YoY menjadi Rp191,21 miliar.

Kemudian, PT BTPN Syariah Tbk. (BTPS) mencatatkan kinerja laba yang menurun 24,4% YoY menjadi Rp1 triliun, dibanding laba periode yang sama tahun sebelumnya Rp1,32 triliun.


Bahkan, masih ada bank syariah yang mencatatkan rugi pada kuartal III/2023, yakni PT Bank Aladin Syariah (BANK). Rugi bersih bank mencapai Rp145,73 miliar pada kuartal III/2023.

Meski begitu, kerugian Bank Aladin Syariah pada periode sembilan bulan pertama tahun ini menyusut tipis dibandingkan dengan kerugian pada periode yang sama tahun sebelumnya Rp146,41 miliar.

Presiden Direktur Bank Aladin Syariah, Dyota Marsudi, mengatakan bahwa penyusutan kerugian di Bank Aladin Syariah ini sejalan dengan pencapaian kinerja bisnis lainnya.

"Hal ini terlihat dari meningkatnya jumlah pengguna yang teregistrasi dan penghimpunan DPK [dana pihak ketiga] yang terus meningkat. Tidak hanya itu, pembiayaan Bank Aladin Syariah juga terus tumbuh dengan kualitas aset yang masih sangat terjaga," ujarnya dalam keterangan tertulis pada Selasa (31/10/2023).

Apabila disandingkan, bank syariah pendulang laba terbesar pada kuartal III/2023 adalah BSI dengan raupan Rp4,2 triliun. Posisi kedua ditempati BTPN Syariah dengan raupan Rp1 triliun, meski turun 24,4% YoY.

Adapun, bank syariah yang mencatatkan laju pertumbuhan laba paling moncer adalah Bank Victoria Syariah yakni tumbuh hampir 17 kali lipat. Posisi kedua ditempati Bank Muamalat yang tumbuh 65,6%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Emanuel Berkah Caesario
Kembali ke Atas
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.