Free

Membeludak Kendaraan Menuju Trans Jawa

Jasa Marga mencatat peningkatan volume kendaraan selama periode mudik 2024 menuju Trans Jawa. Lonjakan ini naik hampir tiga kali lipat dari kondisi normal.

Erta Darwati

7 Apr 2024 - 11.55
A-
A+
Membeludak Kendaraan Menuju Trans Jawa

Gebang tol Cikampek Utama./ Bisnis

Bisnis, JAKARTA — PT Jasa Marga merekam peningkatan volume kendaraan hingga 174,78% dibandingkan dengan lalu lintas normal. Realisasi ini juga baik dibandingkan dengan periode mudik tahun lalu.

Data kumulatif dikumpulkan Jasa Marga sejak 3 April 2024 pukul 06.00 WIB, sampai dengan 6 April 2024 pukul 22.00 WIB. Hasilnya memperlihatkan bahwa, untuk kendaraan yang keluar dari gerbang tol (GT) Cikampek Utama menuju Trans Jawa tercatat mancapai sebanyak 227.851 kendaraan. 

Jumlah tersebut memperlihatkan kenaikan pesat volume kendaraan sebesar 174,78% dari lalu lintas normal dan naik 27,73% dari 2023.

Lalu, sebanyak 122.909 kendaraan keluar dari GT Kalihurip Utama menuju Bandung. Jumlah tersebut memperlihatkan kenaikan volume kendaraan 0,85% dari lalu lintas normal, dan naik 5,11% dari 2023.

Sementara itu, untuk kendaraan yang keluar dari GT Cikupa menuju Merak, terpantau sebanyak 194.121 kendaraan. Jumlah tersebut memperlihatkan kenaikan volume kendaraan sebesar 8,37% dari lalu lintas normal, dan naik 10,9% dari 2023.

Baca juga:

Jaminan Pemerintah Jalur Mudik Aman Dilalui di Tengah Cuaca Ekstrem

Puncak Arus Mudik Bandara Soekarno-Hatta

Mudik Lebaran Dengan Pelni

Kemudian, untuk kendaraan yang keluar dari GT Ciawi menuju Ciawi Bogor, terpantau ada sebanyak 123.048 kendaraan. Jumlah tersebut mengalami penurunan -9,43% terhadap lalu lintas normal dan justru meningkat dari 2023 sebesar 1,62%.

Adapun, Jasa Marga juga merilis total volume kendaraan yang keluar Jakarta dari 4 GT, yakni Cikampek Utama, GT Kalihurip Utama, GT Cikupa dan GT Ciawi, yakni sebanyak 717.929 Kendaraan. Jumlah tersebut memperlihatkan kenaikan volume kendaraan sebesar 33,45% terhadap lalu lintas normal, dan naik 13,87% dari 2023.

REKAYASA LALU LINTAS

Sementara Itu, Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri pada Minggu pukul 00.00 WIB memberlakukan rekayasa lalu lintas berupa contraflow atau lawan arah di ruas jalan tol Jakarta-Cikampek.


Kakorlantas Polri Irjen Pol Aan Suhanan mengatakan contraflow satu lajur diterapkan di KM 36 sampai dengan KM 47. "Khusus untuk lanjur tiga dan empat dari arah Jakarta yang diperbolehkan masuk contraflow," kata Aan dikutip Antara, Minggu (7/4/2024)

Kemudian contraflow dua lajur diberlakukan di KM 47 sampai dengan KM 70. Khusus untuk lajur tiga dari arah Jakarta yang diperbolehkan masuk ke contraflow.

Jenderal polisi bintang dua itu mengatakan kendaraan yang masuk jalur contraflow di Tol Japek diperuntukkan bagi yang menuju Tol Cipali arah timur Pulau Jawa (Jateng dan Jatim).

"Lajur satu dan dua untuk kendaraan yang menuju Kalihurip dan Tol Cipularang," katanya.

Aan menekankan pelaksanaan contraflow bersifat situasional melihat volume kendaraan di jalan tol sesuai diskresi kepolisian. Polri memperkirakan puncak arus mudik terjadi pada Sabtu (6/4/2024) malam.


Aan menyebut pengamatan jumlah kendaraan yang melintas di jalan tol sampai sif satu pukul 02.00 WIB ada 44 ribu kendaraan. Diperkirakan terjadi kenaikan jumlah kendaraan yang melintas ke arah timur malam ini sebanyak 171 ribu kendaraan.

"Kemungkinan malam ini itu akan terealisasi sebagai puncak arus mudik yang ke arah arah Jawa, kemungkinan nanti masuk pada angka 178.000," katanya.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Rayful Mudassir
Kembali ke Atas
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.