Memburu Kembali Investasi Foxconn di RI yang Sempat Tertunda

Selain karena pemilu yang sedang berlangsung di kedua negara, adanya dinamika yang terjadi di kancah global juga menjadi salah satu alasan realisasi Foxconn di Indonesia tertunda.

Dwi Rachmawati

24 Feb 2024 - 17.38
A-
A+
Memburu Kembali Investasi Foxconn di RI yang Sempat Tertunda

Hon Hai Precision Industry Co. Ltd. (Foxconn), Gogoro Inc, PT Industri Baterai Indonesia (IBC), dan PT Indika Energy Tbk menandatangani komitmen kerja sama untuk membangun ekosistem kendaraan listrik di Indonesia dengan nilai total investasi mencapai US$8 miliar (setara Rp114 triliun). /Indika Energy

Bisnis, JAKARTA – Menteri Investasi atau Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia berencana terbang ke Taiwan untuk membahas rencana investasi Hon Hai Precision Industry Co. Ltd atau Foxconn di Indonesia.

Bahlil mengaku kunjungannya ke Taiwan dalam rangka memboyong investasi Foxconn sempat tertunda karena adanya pemilu. Namun, Bahlil mengatakan, dalam waktu dekat dirinya segera berangkat ke Taiwan.

"Itu kemarin saya harusnya berangkat ke Taiwan. Karena pemilu, jadi belum. Tapi insyaallah setelah pemilu ini saya akan ke sana [Taiwan]," ujar Bahlil saat ditemui usai menghadiri Sidang Terbuka Doktoral Saleh Husin di Universitas Indonesia, Sabtu (24/2/2024).

Baca juga: IEU-CEPA Ditarget Rampung sebelum Jokowi Lengser

Selain momentum pemilu yang sedang berlangsung di kedua negara, Bahlil mengatakan, adanya dinamika yang terjadi di kancah global juga menjadi salah satu alasan realisasi Foxconn di Indonesia tertunda. 

Namun, Bahlil mengeklaim komitmen Foxconn untuk berinvestasi di Indonesia tetap berjalan lancar. "[Komitmen] jalan," tegasnya.

 

 

Berdasarkan catatan Bisnis, Selasa (7/2/2023), Kementerian Investasi sempat menargetkan rencana investasi Foxconn terealisasi pada 2023. Namun, hingga saat ini Foxconn belum juga menanamkan investasinya di Indonesia.

Deputi Promosi Penanaman Modal BKPM Nurul Ichwan mengatakan, Foxconn belakangan masih bernegosiasi dengan pemerintah ihwal lahan yang bakal dipakai untuk pembangunan industri baterai dan kendaraan listrik sesuai dengan hitung-hitungan pabrikan asal Taiwan tersebut. 

Baca juga: Kejar Investasi Foxconn di RI, Bahlil Segera Terbang ke Taiwan

Di sisi lain, dia mengatakan, Foxconn juga tengah mengkaji skala relokasi pabrik mereka dari Taiwan menuju Indonesia. Harapannya saat berinvestasi di Indonesia, Foxconn dapat tetap memasok pasar existing mereka di China, Eropa, hingga Amerika Serikat dengan efisien. 

"Cuma market existing mereka ada di China. Ini mereka harus mengukur lagi, apakah juga kemudian dari sana dia bisa pasok kebutuhan di luar China dari Indonesia,” kata Nurul, Selasa (7/2/2023).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Jaffry Prabu Prakoso

Anda harus login untuk mengomentari artikel ini

Total 0 Komentar

Kembali ke Atas
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.