Memulai Bisnis "Skincare" yang Prospeknya Makin Menggiurkan

Untuk memulai bisnis skincare, saat ini tidak perlu membuat pabrikan pengolahan sendiri yang membutuhkan pendanaan besar.

Jaffry Prabu Prakoso

4 Feb 2023 - 17.14
A-
A+
Memulai Bisnis "Skincare" yang Prospeknya Makin Menggiurkan

Ilustrasi urutan skincare untuk pria. Kesadaran masyarakat untuk merawat kecantikan dan kesehatan kulit wajah terus meningkat, tidak hanya kaum hawa termasuk juga kaum adam. /Freepik

Bisnis, JAKARTA – Bisnis kecantikan dan perawatan wajah saat ini menjadi salah satu peluang bisnis yang menggiurkan. Pasalnya, kesadaran masyarakat untuk merawat kecantikan dan kesehatan kulit wajah terus meningkat, tidak hanya kaum hawa termasuk juga kaum adam.

Di sisi lain, kepercayaan masyarakat terhadap brand skincare lokal juga terus menunjukkan tren peningkatan dalam beberapa tahun terakhir. 

Ini sejalan dengan survei yang dilakukan TikTok dalam Beauty Brand Playbook bahwa 61 persen responden mengaku lebih memilih brand lokal.

Tak heran bila makin banyak pelaku usaha yang ingin berkecimpung dan mengambil ceruk pasar di industri kecantikan ini. Memulai bisnis kecantikan ini memang susah-susah gampang. 

Sebab, pemilik usaha harus mengetahui terlebih dahulu siapa target konsumen yang dituju lalu membuat formulasi produk yang dapat menyelesaikan permasalahan yang dihadapi oleh pangsa pasarnya.

Ilustrasi perempuan mengaplikasikan perawatan wajah (skincare) saat pagi dan malam hari. /Freepik.com

Beruntung untuk memulai bisnis skincare, saat ini tidak perlu membuat pabrikan pengolahan sendiri yang membutuhkan pendanaan besar. Sebab, pelaku usaha bisa memanfaatkan jasa maklon atau biaya produksi yang dapat meracik dan memproduksi brand beauty untuk dikembangkan.

Salah satu perusahaan maklon yang telah dipercaya oleh lebih dari 1.000 brand untuk memproduksi berbagai jenis produk kecantikan adalah PT Nose Herbalindo yang telah berdiri sejak 2016.

General Marketing & Product Development PT Nose Herbalindo Sri Rahayu Widya Ningrum mengatakan bahwa meski ada ratusan hingga ribuan brand kecantikan yang menggunakan jasa mereka, formulasi antara brand yang satu dan lainnya berbeda.

“Masing-masing brand memiliki formulasi yang kelebihan dan keunikan yang membuatnya spesial dan  membedakannya dengan brand lainnya,” ujar wanita yang akrab disapa Ayu ini di sela acara seminar eksklusif PT Nose Herbalindo.

Baca juga: Usaha Sulit Berkembang? Mungkin ini Penyebabnya

Lantas berapa investasi yang harus disediakan oleh brand yang ingin membuat produknya di Nose Herbalindo? 

Ayu mengatakan bahwa untuk membantu para pelaku usaha pemula mengembangkan bisnis skincare, pihaknya meluncurkan paket bisnis untuk 5 produk seharga Rp100 juta yang sudah termasuk produk dan packaging. Ini mulai dari day creamnight creamtoner facial, hingga serum dengan jumlah per produk minimal 1.000 pieces.

Jika tidak memiliki modal sebesar itu, calon klien cukup mengeluarkan modal sekitar Rp20 juta hingga Rp30 juta untuk membuat satu jenis produk dengan jumlah pemesanan minimal 1.000 pieces yang sudah termasuk produk dan kemasan.

“Sebetulnya minimal pemesanan per produk adalah 3.000 pcs, tetapi pada saat cosmobeaute 2022 kemarin, kami meluncurkan paket promo untuk 1.000 pcs tetapi mereka hanya bisa menggunakan formulasi yang sudah ready. Tidak bisa request,” jelasnya.

Baca juga: Menggali Kontribusi Angkatan Kerja Perempuan untuk Ekonomi

Biasanya untuk membuat satu produk dibutuhkan waktu sekitar 5 hingga 7 bulan mulai dari riset, menemukan formulasi yang tepat, melalui proses uji klinis, pengemasan, mendapatkan sertifikat dari BPOM, hingga siap jual dan diantarkan ke warehouse customer.

Saat ini, Nose sudah memiliki pabrik di Sunter dengan luasan 1 hektar. Seiring makin pesatnya pertumbuhan bisnis brand-brand kecantikan yang menggunakan Nose sebagai maklon mulai dari Somethinc, Evershine, Teratu, Everwhite, hingga n’Pure. Pihaknya siap menambah pabrik baru yang berlokasi di Bogor dengan luas mencapai 5 hektar.

“Saat ini kapasitas produksi kami untuk pabrik di Sunter sekitar 500.000 sampai 1 juta pcs per bulan. Dengan adanya pabrik baru, harapannya kapasitas produksi bisa meningkat berkali lipat. Kami juga terus memperbaharui teknologi dan inovasi produk serta bahan aktif yang digunakan,” ucapnya.

Selain memproduksi dan membantu membuat packaging, pada 2023 ini pihaknya juga siap membantu klien yang ber-maklon di Nose untuk dapat berbisnis dengan hasil maksimal dengan membantu mempromosikan setiap produk yang launching di akun media sosial Nose.

Ini termasuk mengadakan seminar yang dapat membantu para mitra meningkatkan keterampilan pemasaran online dan mempromosikan produknya secara efektif melalui TikTok.

Selain Nose Herbalindo, perusahaan maklon yang banyak digunakan oleh beberapa brand kecantikan adalah Koji Plankton. Namun, sejak setahun terakhir,  Sendi Siswanto pemilik usaha Koji Plankton mulai merintis brand-nya sendiri dengan mengusung KOJICPLANKTON.

Meski baru satu tahun diluncurkan, brand ini berhasil menyedot perhatian anak muda di Tanah Air dan menjadi salah satu brand populer di salah satu platform sosial commerce di Indonesia. “Saat ini penjualan kami mengandalkan TikTok,” ucapnya.

KOJICPLANKTON sendiri merupakan sabun pemutih yang digandrungi remaja-remaja di Indonesia. Dengan kandungan bahan di dalamnya, sabun ini diklaim bisa mengurangi pigmentasi dan menurunkan intensitas melanin sehingga kulit jadi lebih putih, mulus, dan bebas noda. 

Sendi menjelaskan bahwa dengan diterimanya brand ini di pasar anak muda Indonesia, pihaknya tengah bersiap untuk mengincar pasar internasional. Bahkan untuk memenuhi orderan KOJICPLANKTON, dalam setahun Sendi harus membangun 4 pabrik kosmetik.  

Selain KOJICPLANKTON, Sendi Siswanto juga memiliki brand-brand lain seperti Titangel, Rasa Cinta, Gladiator Titan Mens, dan lainnya. (Dewi Andriani)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Jaffry Prabu Prakoso

Anda harus login untuk mengomentari artikel ini

Total 0 Komentar

Kembali ke Atas
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.