Menakar Dampak Pembatasan Ekspor Nikel terhadap ANTM dan INCO

Pemerintah kembali menggaungkan rencana penghiliran komoditas unggulan melalui pembatasan ekspor bijih nikel. Simak penjelasannya.

Rika Anggraeni

25 Nov 2021 - 15.00
A-
A+
Menakar Dampak Pembatasan Ekspor Nikel terhadap ANTM dan INCO

Pemerintah kembali menggaungkan rencana penghiliran komoditas unggulan melalui pembatasan ekspor bijih nikel. (Bisnis/Nurul Hidayat)

Presiden Joko Widodo memiliki ambisi besar untuk memacu penghiliran komoditas unggulan Indonesia. Bagaimana dampaknya ke emiten seperti PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM) dan Vale Indonesia Tbk. (INCO)?

Rencana hilirisasi beragam produk komoditas Indonesia kembali diserukan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Kepala Negara bahkan menyampaikan rencana untuk menghentikan ekspor semua komoditas mentah atau raw commodities unggulan Indonesia. Rencana itu menyusul keberhasilan ekspor nikel mentah sejak 2020.

Kebijakan tersebut untuk memastikan kebijakan penghiliran komoditas tambang meskipun saat ini RI tengah digugat Uni Eropa melalui World Trade Organization (WTO). 

Presiden mengatakan bahwa proses penghiliran industri memberikan manfaat pada segi nilai dan harga barang di pasar global. Penghiliran juga berdampak pada terciptanya lapangan kerja baru di Tanah Air.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Duwi Setiya Ariyant*
Kembali ke Atas
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.