Menanti Akhir dari Perjalanan Panjang RI-Jepang di Blok Masela

Indonesia, sejak era pemerintahan SBY terus berupaya mempercepat kegiatan eksplorasi di Blok Masela yang ketika pada tahun 2000 Inpex Corporation, melalui anak perusahaannya Inpex Masela Ltd. berhasil menemukan gas dengan cadangan terbukti yang diperkirakan mencapai sekitar 27,6 Tcf.

Ibeth Nurbaiti
Jul 27, 2022 - 5:00 PM
A-
A+
Menanti Akhir dari Perjalanan Panjang RI-Jepang di Blok Masela

Presiden Joko Widodo (kiri) berjabat tangan dengan Perdana Menteri Jepang Kishida Fumio dalam pertemuan bilateral di Kantor Perdana Menteri Jepang, Tokyo, Jepang, Rabu (27/7/2022). Kedua pemimpin negara sepakat untuk memperkuat kerja sama di bidang perdagangan dan investasi. ANTARA FOTO/Biro Pers Setpres/Laily Rachev

Bisnis, JAKARTA — Proyek gas alam cair (liquefied natural gas/LNG) Blok Masela menjadi salah satu proyek strategis nasional yang paling diharapkan segera berjalan, mengingat sudah lebih dari 20 tahun melewati perjalanan panjang dan berliku. 

Dengan beroperasinya proyek gas Abadi di Laut Arafuru, Maluku itu, tak hanya akan mengangkat kemampuan produksi minyak dan gas bumi nasional, tetapi sekaligus bisa menjadi ajang pembuktian bahwa iklim investasi di Indonesia sudah sangat kondusif. Harapannya, dapat mendorong investor migas lainnya untuk berinvestasi di Indonesia.

Selain itu, beroperasinya Blok Masela juga diyakini akan mendorong pertumbuhan industri di daerah Maluku, seperti industri petrokimia yang menggunakan bahan baku gas. Yang jelas, multiplier effect dari Blok Masela akan sangat besar terhadap perekonomian daerah dan nasional.

Baca juga: Fakta di Balik Airlangga Ajak JBIC Investasi di Blok Masela

Editor: Ibeth Nurbaiti
Anda belum memiliki akses untuk melihat konten

Untuk melanjutkannya, silahkan Login Di Sini