Menanti Kejelasan Pajak Natura

Setelah gonjang-ganjing pajak natura diulas media, pemerintah melalui Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mengonfirmasi rencana pemberlakuan pajak natura dalam waktu dekat. Sejauh ini pemerintah telah menyiapkan 4 rancangan peraturan pemerintah (RPP).

Prianto Budi Saptono & Lambang Wiji Imantoro

29 Des 2022 - 10.00
A-
A+
Menanti Kejelasan Pajak Natura

Petugas melayani wajib pajak di KPP Pratama Jakarta Tanah Abang Tiga, Jakarta, Senin (25/7/2022). Bisnis/Fanny Kusumawardhani

Bisnis, JAKARTA - Desas-desus mengenai tidak terealisasinya pajak natura dalam waktu dekat mulai menghiasi warta pemberitaan. Maklum, hingga Desember 2022 atau 1 tahun pascadisahkannya UU No. 7/2021 tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan (UU HPP) yang di dalamnya turut membahas pajak natura, pemerintah hingga saat ini belum juga merancang formulasi aturan teknis penerapan pajak natura.

Setelah gonjang-ganjing pajak natura diulas media, pemerintah melalui Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mengonfirmasi rencana pemberlakuan pajak natura dalam waktu dekat. Sejauh ini pemerintah telah menyiapkan empat rancangan peraturan pemerintah (RPP). 

Satu RPP mengenai PPh, dua RPP mengenai PPN, serta satu RPP lainnya mengenai KUP. Dari keempat RPP tersebut, 1 RPP telah diterbitkan, yaitu PP No. 44/2022 tentang Penerapan Terhadap Pajak Pertambahan Nilai Barang dan Jasa dan Pajak atas Barang Mewah.

Bila menilik target pendapatan negara dalam APBN 2023 yang direncanakan sebesar Rp2.463 triliun dengan proyeksi pendapatan 82,06% atau sekitar Rp1.963 triliun dari sektor perpajakan, rasanya perluasan basis pajak yang satu di antaranya adalah pajak natura menjadi relevan untuk segera direalisasikan. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Fatkhul Maskur
company-logo

Lanjutkan Membaca

Menanti Kejelasan Pajak Natura

Dengan paket langganan dibawah ini :

Tidak memerlukan komitmen. Batalkan kapan saja.

Penawaran terbatas. Ini adalah penawaran untuk Langganan Akses Digital Dasar. Metode pembayaran Anda secara otomatis akan ditagih di muka setiap empat minggu. Anda akan dikenai tarif penawaran perkenalan setiap empat minggu untuk periode perkenalan selama satu tahun, dan setelah itu akan dikenakan tarif standar setiap empat minggu hingga Anda membatalkan. Semua langganan diperpanjang secara otomatis. Anda bisa membatalkannya kapan saja. Pembatalan mulai berlaku pada awal siklus penagihan Anda berikutnya. Langganan Akses Digital Dasar tidak termasuk edisi. Pembatasan dan pajak lain mungkin berlaku. Penawaran dan harga dapat berubah tanpa pemberitahuan.

Copyright © Bisnis Indonesia Butuh Bantuan ?FAQ
Kembali ke Atas
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.