Menanti Realisasi Korsel Kembangkan Industri EV Indonesia

Presiden Korsel Yoon Suk-yeol berjanji mendukung penuh pengembangan industri EV dan baterai di Indonesia lewat kemitraan dan kerja sama

Akbar Evandio

8 Sep 2023 - 17.25
A-
A+
Menanti Realisasi Korsel Kembangkan Industri EV Indonesia

Perakitan baterai kendaraan listrik di pabrik Volvo Cars di Ghent, Belgia. /Volvo Cars

Bisnis, JAKARTA – Presiden Korea Selatan (Korsel) Yoon Suk-yeol menjanjikan dukungan penuh kemitraan dengan Indonesia dalam mengembangkan industri kendaraan listrik (electric vehicle/EV).

Hal tersebut dia sampaikan saat menemui Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada kunjungan resmi kenegaraan di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Jumat (8/9/2023).

“Korea akan mengembangkan dan mengajak tim kami ke Indonesia demi membantu visi Indonesia emas 2045. Untuk itu kami akan melakukan kerja sama di bidang industri kalian, yaitu mobil listrik, baterai, dan fokus membahas kerja sama lainnya,” tuturnya di Istana Merdeka, Jumat (8/9/2023).

Baca juga: Mencermati Dinamika Persaingan Pasar EV Dunia

Tak hanya itu, Suk-yeol juga turut menyampaikan apresiasinya atas kesuksesan penyelenggaraan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Ke-43 Asean. Menurutnya, lagi-lagi Jokowi berhasil menetapkan standar yang luar biasa dalam pembuatan ajang internasional.

Suk-yeol menilai pun berharap melalui tangan dingin orang nomor satu di Indonesia itu, dalam merayakan 50 tahun hubungan Indonesia dengan Korea [Selatan], kedua belah pihak dapat makin melanggengkan ragam kerja sama yang selama ini telah berjalan dengan baik.


Presiden Korsel Janjikan Kerja Sama Industri EV dan Baterai di Indonesia. Presiden Joko Widodo (Jokowi) menerima kunjungan kenegaraan Presiden Korea Selatan (Korsel) Yoon Suk-yeol di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Jumat (8/9/2023). Bisnis /Akbar Evandio


“Bagi kami, Indonesia adalah negara yang penting di dalam Asean. Indonesia sangat mementingkan kebebasan dan perdamaian, serta hukum yang luar biasa. Jadi, menurut Korea sangat cocok kerja sama dengan Korea, kami jadi ingin bekerja sama lebih jauh,” tandasnya.

Baca juga: Motor Listrik Alva Tak Bebankan Subsidi Rp7 Juta ke ‘Dealer’

Menanggapi hal tersebut, Jokowi pun mengawali pembicaraannya dengan menyampaikan terima kasih atas kesediaan Presiden Korea Selatan (Korsel) Yoon Suk-yeol untuk hadir dalam penyelenggaraan KTT Asean 2023 yang berlangsung pada 5—7 September 2023 itu.

“Kunjungan yang mulia sangat bermakna apalagi hubungan diplomatik kita sudah berjalan 50 tahun,” pungkas Jokowi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Jaffry Prabu Prakoso

Anda harus login untuk mengomentari artikel ini

Total 0 Komentar

Kembali ke Atas
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.