Mencari Jalan Keluar Mencapai Target Zero Backlog Rumah di 2045

Tantangan penyelenggaraan perumahan terdapat pada angka backlog kepemilikan rumah yang mencapai 9,91 juta unit, sedangkan pertumbuhan kepala keluarga baru mencapai 700.000 – 800.000 per tahun merujuk data Susenas tahun 2023.

Yanita Petriella

6 Des 2023 - 20.34
A-
A+
Mencari Jalan Keluar Mencapai Target Zero Backlog Rumah di 2045

Ilustrasi rumah subsidi. /dok Bisnis

Bisnis, JAKARTA – Pemerintah terus berupaya untuk mencapai target zero backlog pada Indonesia Emas 2045 mendatang. Adapun saat ini jumlah backlog kepemilikan rumah di Indonesia merujuk data Susenas BPS mencapai 9,91 juta dan kualitas rumah tidak layak huni mencapai 26,9 juta unit pada 2023. 

Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR Iwan Suprijanto mengatakan dalam rencana pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020 – 2024 menargetkan pada 2024 sebanyak 70% rumah tangga menempati hunian layak baik dengan intervensi langsung maupun tidak langsung dari pemerintah.

Tantangan penyelenggaraan perumahan terdapat pada angka backlog kepemilikan rumah yang mencapai 9,91 juta unit, sedangkan pertumbuhan kepala keluarga baru mencapai 700.000 – 800.000 per tahun merujuk data Susenas tahun 2023. 

Upaya mengurangi backlog perumahan dilakukan Pemerintah bersama para stakeholder perumahan dengan dicanangkannya program sejuta rumah pada 2015. Dalam kurun waktu 9 tahun yakni 2015 – November 2023, capaian program sejuta rumah yakni telah berhasil membangun sebanyak 8,2 juta unit atau sekitar 900.000 unit per tahun baik rumah subsidi maupun non subsidi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Asteria Desi Kartikasari
company-logo

Lanjutkan Membaca

Mencari Jalan Keluar Mencapai Target Zero Backlog Rumah di 2045

Dengan paket langganan dibawah ini :

Tidak memerlukan komitmen. Batalkan kapan saja.

Penawaran terbatas. Ini adalah penawaran untuk Langganan Akses Digital Dasar. Metode pembayaran Anda secara otomatis akan ditagih di muka setiap empat minggu. Anda akan dikenai tarif penawaran perkenalan setiap empat minggu untuk periode perkenalan selama satu tahun, dan setelah itu akan dikenakan tarif standar setiap empat minggu hingga Anda membatalkan. Semua langganan diperpanjang secara otomatis. Anda bisa membatalkannya kapan saja. Pembatalan mulai berlaku pada awal siklus penagihan Anda berikutnya. Langganan Akses Digital Dasar tidak termasuk edisi. Pembatasan dan pajak lain mungkin berlaku. Penawaran dan harga dapat berubah tanpa pemberitahuan.

Copyright © Bisnis Indonesia Butuh Bantuan ?FAQ
Kembali ke Atas
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.