Mencari Solusi Gap Pendanaan Krisis Air Minum Perpipaan

Target pemerintah untuk mewujudkan air minum perpipaan di Indonesia mencapai 30% pada 2030 diproyeksikan akan sulit dicapai. Saat ini, cakupan air minum perpipaan di Indonesia baru mencapai 19,47% atau setara dengan 15,9 juta sambutan rumah (SR).

Redaksi

5 Feb 2024 - 19.31
A-
A+
Mencari Solusi Gap Pendanaan Krisis Air Minum Perpipaan

ilustrasi air minum. /istimewa

Bisnis, JAKARTA – Perubahan iklim membuat kebutuhan infrastruktur dan akses air bersih, air minum perpipaan dan sanitasi yang layak semakin mendesak. Pasalnya, pada 2050 diperkirakan 9,5 miliar masyarakat dunia akan membutuhkan air bersih. Kebutuhan akan sanitasi dan upaya penanggulangan banjir diperkirakan akan meningkat seiring penambahan jumlah penduduk.

Target pemerintah untuk mewujudkan air minum perpipaan di Indonesia mencapai 30% pada 2030 diproyeksikan akan sulit dicapai. Dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) tahun 2020 – 2024 ditargetkan akses air minum perpipaan sudah mencapai 30%. Namun, karena target tersebut belum tercapai, maka diasumsikan target tersebut harus bisa tercapai pada 2030 oleh Presiden dan Wakil Presiden selanjutnya.

Saat ini, cakupan air minum perpipaan di Indonesia baru mencapai 19,47% atau setara dengan 15,9 juta sambutan rumah (SR), sedangkan untuk cakupan sanitasi baru mencapai 10,16% atau setara dengan 7 juta SR.

Untuk diketahui, Presiden Joko Widodo (Jokowi) resmi menekan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2024 tentang Percepatan Penyediaan Air Minum dan Layanan Pengelolaan Air Limbah Domestik atau yang sebelumnya dikenal dengan sebutan Inpres Air Minum dan Sanitasi. Inpres tersebut dirancang untuk membangun komitmen politik dari level pemerintah pusat sampai pemerintah daerah (Pemda) dalam mempercepat layanan air perpipaan kepada masyarakat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Yanita Petriella
Jelajahi peluang bisnis terpercaya dengan berlangganan
Temukan keleluasaan dan keuntungan maksimal dengan pilihan paket berlangganan eksklusif ini
BERLANGGANAN SEKARANG
Tidak Memerlukan Komitmen, Batalkan Kapan Saja
Penawaran terbatas. Ini adalah penawaran untuk Langganan Akses Digital Dasar. Metode pembayaran Anda secara otomatis akan ditagih di muka setiap empat minggu. Anda akan dikenai tarif penawaran perkenalan setiap empat minggu untuk periode perkenalan selama satu tahun, dan setelah itu akan dikenakan tarif standar setiap empat minggu hingga Anda membatalkan. Semua langganan diperpanjang secara otomatis. Anda bisa membatalkannya kapan saja. Pembatalan mulai berlaku pada awal siklus penagihan Anda berikutnya. Langganan Akses Digital Dasar tidak termasuk edisi. Pembatasan dan pajak lain mungkin berlaku. Penawaran dan harga dapat berubah tanpa pemberitahuan.
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.