Mencari Solusi Penataan Permukiman Tak Layak Huni di Perkotaan

Bertambahnya jumlah penduduk di Indonesia ini akan berdampak pada tantangan hunian bagi masyarakat Indonesia akan lebih besar di masa depan. Hal itu karena 70% penduduk akan bermukim di perkotaan dan lahan yang semakin terbatas.

Yanita Petriella

3 Jun 2024 - 20.41
A-
A+
Mencari Solusi Penataan Permukiman Tak Layak Huni di Perkotaan

Ilustrasi perkotaan Jakarta.

Bisnis, JAKARTA – Tantangan perkotaan dan permukiman layak menjadi permasalahan di setiap negara. 

Di Indonesia, jumlah penduduk mencapai 278 juta jiwa dimana 56,03% tinggal di Pulau Jawa. Penduduk Indonesia diprediksi mengalami pertambahan 1,05% atau sekitar 2,7 juta per tahun atau setengah dari penduduk Singapura. Populasi pada 2045 diproyeksikan mencapai 345 juta jiwa dimana 53,87% bakal tinggal di Pulau Jawa. 

Bertambahnya jumlah penduduk di Indonesia ini akan berdampak pada tantangan hunian bagi masyarakat Indonesia akan lebih besar di masa depan. Hal itu karena 70% penduduk akan bermukim di perkotaan dan lahan yang semakin terbatas.

Urbanisasi di perkotaan memang tak bisa dibendung yang pada akhirnya menimbulkan permasalahan munculnya permukiman tidak layak huni dan kumuh. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Jaffry Prabu Prakoso
Anda belum memiliki akses untuk melihat konten

Untuk melanjutkannya, silahkan login terlebih dahulu

BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.