Mencerna Risiko di Balik Wacana BSI (BRIS) Jadi BUMN

Keinginan pemerintah untuk mengubah status BSI menjadi bank BUMN dapat dilihat sebagai upaya mendorong pertumbuhan ekonomi dan keuangan syariah di Tanah Air. Akan tetapi, risiko langkah ini pun tak sedikit. Perseroan juga membutuhkan penguatan modal agar dapat menjadi lokomotif perubahan.

Emanuel Berkah Caesario

9 Mar 2022 - 13.18
A-
A+
Mencerna Risiko di Balik Wacana BSI (BRIS) Jadi BUMN

Nasabah Bank Syariah Indonesia memeriksa buku tabungan seusai membuka rekening di KC Jakarta Hasanudin, Jakarta, Selasa (2/2/2021). Bisnis/Arief Hermawan P

Bisnis, JAKARTA — Wacana pengubahan status PT Bank Syariah Indonesia Tbk. menjadi BUMN dari semula anak usaha BUMN mendapatkan respons beragam. Kendati akan sangat strategi bagi pengembangan industri keuangan syariah, langkah tersebut bukannya bebas risiko sama sekali.

Wacana ini mulai bergulir sejak bulan lalu. Wakil Presiden Ma'ruf Amin mengatakan bahwa pemerintah berencana untuk menumbuhkan BSI dengan menyertakan modal negara melalui saham Seri A dwiwarna.

Artinya, pemerintah akan dapat melakukan kontrol secara langsung atas BSI yang meliputi sejumlah aspek, seperti penunjukan komisaris dan direksi, perubahan struktur permodalan, perubahan anggaran dasar, dan divestasi.

Ini menjadikan BSI tak ubahnya seperti anggota holding BUMN, bukannya anak BUMN. Sebab, pada anak usaha BUMN lainnya, BUMN induk memiliki kuasa penuh atas keempat hal tersebut, sedangkan pemerintah melakukan pengendalian pada BUMN induk saja.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Emanuel Berkah Caesario
Jelajahi peluang bisnis terpercaya dengan berlangganan
Temukan keleluasaan dan keuntungan maksimal dengan pilihan paket berlangganan eksklusif ini
BERLANGGANAN SEKARANG
Tidak Memerlukan Komitmen, Batalkan Kapan Saja
Penawaran terbatas. Ini adalah penawaran untuk Langganan Akses Digital Dasar. Metode pembayaran Anda secara otomatis akan ditagih di muka setiap empat minggu. Anda akan dikenai tarif penawaran perkenalan setiap empat minggu untuk periode perkenalan selama satu tahun, dan setelah itu akan dikenakan tarif standar setiap empat minggu hingga Anda membatalkan. Semua langganan diperpanjang secara otomatis. Anda bisa membatalkannya kapan saja. Pembatalan mulai berlaku pada awal siklus penagihan Anda berikutnya. Langganan Akses Digital Dasar tidak termasuk edisi. Pembatasan dan pajak lain mungkin berlaku. Penawaran dan harga dapat berubah tanpa pemberitahuan.
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.