Meneropong Prospek Investasi Properti Apartemen Kala Pasar Lemah

Meski pandemi covid-19 sudah berangsur membaik dan terkendali, namun sektor properti apartemen baik kondominium dan apartemen sewa di Jakarta masih belum sepenuhnya pulih. Belum pulihnya pasar apartemen ini bisa menjadikan sebuah peluang sebagai instrumen investasi.

Yanita Petriella
Aug 30, 2022 - 12:28 PM
A-
A+
Meneropong Prospek Investasi Properti Apartemen Kala Pasar Lemah

ilustrasi properti apartemen

Bisnis, JAKARTA – Meski pandemi covid-19 sudah berangsur membaik dan terkendali, namun sektor properti apartemen baik kondominium dan apartemen sewa di Jakarta masih belum sepenuhnya pulih. Belum pulihnya pasar apartemen ini bisa menjadikan sebuah peluang sebagai instrumen investasi. 

Berdasarkan Jakarta Property Highlight Semester I tahun 2022 Knight Frank Indonesia, mengungkapkan terdapat sebanyak 9.494 unit kondominium di kawasan Jakarta tak laku terjual. Meskipun demikian hingga tahun 2025 mendatang, masih ada sekitar 36.271 unit yang akan memasuki pasar kondominium di Jakarta. 

Adapun secara total, jumlah pasokan apartemen dalam paruh pertama tahun 2022 ini adalah 226.761 unit dengan masuknya 4 proyek baru. Stok baru yang masuk di 2022 tercatat sejumlah 11,679 unit yang meningkat lebih dari dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya.

Kondominium eksisting yang ada di Jakarta paling banyak berada di luar kawasan central business district (CBD), yakni 72,9 persen dari total pasokan. Sementara 16,4 persen lainnya berada di kawasan CBD serta 11,5 persen berada di kawasan premium non CBD. 

Editor: Yanita Petriella
company-logo

Lanjutkan Membaca

Meneropong Prospek Investasi Properti Apartemen Kala Pasar Lemah

Dengan paket langganan dibawah ini :

Tidak memerlukan komitmen. Batalkan kapan saja.

Penawaran terbatas. Ini adalah penawaran untuk Langganan Akses Digital Dasar. Metode pembayaran Anda secara otomatis akan ditagih di muka setiap empat minggu. Anda akan dikenai tarif penawaran perkenalan setiap empat minggu untuk periode perkenalan selama satu tahun, dan setelah itu akan dikenakan tarif standar setiap empat minggu hingga Anda membatalkan. Semua langganan diperpanjang secara otomatis. Anda bisa membatalkannya kapan saja. Pembatalan mulai berlaku pada awal siklus penagihan Anda berikutnya. Langganan Akses Digital Dasar tidak termasuk edisi. Pembatasan dan pajak lain mungkin berlaku. Penawaran dan harga dapat berubah tanpa pemberitahuan.

Copyright © Bisnis Indonesia Butuh Bantuan ?FAQ